Pembayaran kepada kelompok kuliner dilakukan saat pasien sudah selesai menjalani isolasi mandiri. "Pembayaran tidak bisa kami lakukan setiap hari. Ini yang terkadang dipandang oleh kelompok kuliner jika pembayarannya terlambat," katanya.
Dia menambahkan, baru Pemerintah Kota Yogyakarta yang memiliki program pemberian bantuan makanan siap saji kepada pasien yang menjalani isolasi mandiri di rumah.
"Ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap pasien dan keluarga pasien yang terkonfirmasi positif untuk memenuhi kebutuhan logistik sehari-hari. Namun demikian, kami pun berharap agar tren kasus semakin turun," katanya.
Pada Jumat (7/4), terdapat 363 kasus aktif Covid-19 di Yogyakarta. Sebanyak 346 pasien menjalani isolasi, baik di Selter Tegalrejo maupun isolasi mandiri di rumah, dan 17 pasien menjalani rawat inap di rumah sakit.
Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait