Kepala BPIP, Prof Yudian Wahyudi (kanan) dan Gubernur Lemhannas, Andi Widjajanto saat bertemu di Gedung BPIP, Jakarta. (Foto : HO-BPIP/Humas UIN Yogyakarta)

Dia berharap muncul kemitraan di antara kedua lembaga dalam penyusunan materi-materi pendidikan dan pelatihan pembinaan ideologi Pancasila untuk berbagai kalangan.

Agar lebih menyasar kelompok milenial sebagai pengguna terbesar teknologi komunikasi terkini, pihaknya mendorong penyampaian nilai-nilai Pancasila agar bertransformasi ke dalam dunia digital seperti melalui aplikasi.

"Saya juga berharap selain BPIP dan Lemhannas ada keterlibatan MPR untuk menyatukan pemahaman tentang Pancasila dan perkuat tentang empat pilar kebangsaan lainnya," katanya.

Wakil Kepala BPIP, Hariyono, menekankan poin penting dalam kerja sama antara BPIP dan Lemhannas pada penyamaan persepsi tentang materi Pembinaan Ideologi Pancasila di kementerian atau lembaga pemerintah, agar tidak ada lagi tafsir-tafsir lain yang beragam apalagi bertentangan dengan ideologi Pancasila.

"Salah satu isi dari MoU itu adalah upaya mempersatukan materi atau tafsir-tafsir tentang Pancasila yang ada di lembaga pemerintahan sehingga tidak ada versi-versian soal Pancasila," katanya.


Editor : Ainun Najib

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network