Eka berharap GeNose tidak hanya digunakan sebagai syarat perjalanan dengan KA namun juga transportasi lain. Sebab di masa pandemi Covid-19 ini, masih banyak masyarakat yang tidak memiliki uang lebih untuk melakukan tes rapid antigen maupun swab yang biayanya cukup mahal.
"Tes antigen dan swab kan mahal, padahal hanya berlaku tiga hari. Dengan geNose ini akan banyak masyarakat yang menggunakan. Apalagi hasilnya lebih cepat," katanya.
Hal senada diungkapkan calon penumpang lainnya, Yuli (26) juga warga Sleman. Menurutnya dia sangat terbantu dengan adanya tes GeNose. Sebab tes Genose lebih murah dan tidak sakit. “Saya sudah dua kali tes antigen lumayan sakit. Sekarang lebih gampang dan hasilnya cepat," ujarnya.
Manajer Humas PT KAI Daop 6, Supriyanto mengatakan, masyarakat antusias dengan layanan ujicoba GeNose ini. Tercatat ada 167 calon penumpang yang mamanfaatkan uji coba GeNose C19, Rabu (3/2/2021). Ini karena harganya murah, layanan cepat, dan hasilnya akurat serta berlaku 3x24 jam untuk calon penumpang KA jarak jauh.
“Saat ini harganya Rp20 ribu. Kami belum tahu harganya ketika di-launching besok. Semoga masih sama," katanya.
Surpiyanto mengingatkan, calon penumpang yang hendak diperiksa menggunakan GeNose sebaiknya tidak makan, merokok, atau minum kopi paling tidak 30 menit sebelumnya. Karena bisa mempengaruhi hasil.
“Selain tes GeNose, calon penumpang juga bisa rapid swab antigen. Yang penting hasilnya harus negatif,” katanya.
Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait