Makwan mengatakan, pihaknya juga berharap kelompok relawan yang turun membantu dan membuat posko relawan untuk melapor ke BPBD Kabupaten Sleman. "Ya itu namanya 'kulonuwun' (permisi) dengan yang memiliki wilayah," katanya.
Panewu Cangkringan Suparmono mengatakan Saat ini lebih dari 200 orang warga Dusun Kalitengah Lor, Kalurahan Glagaharjo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman harus mengungsi di barak pengungsian Glagaharjo karena wilayah mereka masuk dalam zona rawan bencana erupsi Gunung Merapi karena hanya berjarak kurang dari 5 kilometer dari puncak.
Para pengungsi ini merupakan warga kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, balita, ibu hamil maupun penyandang difabel.
"Selain itu ada juga pengungsi dewasa, mereka ini ikut mengungsi karena menemani kakek/neneknya, anaknya dan juga karena ada yang khawatir karena masih trauma dengan peristiwa erupsi Merapi 2010," katanya.
Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait