Ilustrasi Covid-19. (Foto: Ist)

BANTUL, iNews.id - Salah satu instansi di Bantul menjadi klaster penularan virus Corona atau Covid-19. Dinas Kesehatan Bantul menyebut perlu ada upaya testing atau pemeriksaan kesehatan secara masif.

"Kenapa kita lakukan tes Covid-19 masif untuk aparatur sipil negara (ASN), karena sebetulnya terjadi klaster yang cukup besar di salah satu instansi sebut saja BKAD (Badan Keuangan dan Aset Daerah)," kata Kepala Dinkes Bantul Agus Budi Raharjo di Bantul, Kamis (25/2/2021).

Menurut dia, upaya testing atau tes swab secara masif bagi ASN di lingkungan instansi tersebut dilakukan pada Rabu (24/2/2021) dengan menggandeng Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta yang mempunyai armada atau mobil PCR.

"Sehingga di BKAD dari total populasi (ASN) kita swab, karena kasus cukup besar dan hasil tracing cukup masif sporadis di beberapa bidang, sehingga kemudian semua, di komplek Parasamya satu lingkungan di BKAD yang kontak erat kita tracing juga," katanya.

Menurut dia, sebelumnya dinkes telah menggelar tes swab PCR dan hasilnya ada sembilan pegawai di BKAD Bantul positif terpapar Covid-19, sehingga harapannya dengan tes masif dapat segera ditemukan kasus baru dan dilakukan pengobatan.

"Kalau dukungan dari BBTKLPP tidak hanya di lingkungan ASN, bukan ASN tidak masalah, cuma kebetulan saja terjadi klaster yang cukup masif di satu dinas, tapi tidak kemudian dinas, kalau misalnya ada di lingkungan pasar pun kita akan layani," katanya.


Editor : Ainun Najib

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network