Bupati Gunungkidul Sunaryanta (bertopi) berlari sejauh 23 kilometer tanpa istirahat.(Foro : MPI/erfan erlin)
erfan erlin

GUNUNGKIDUL, iNews.id- Aksi Bupati Gunungkidul, Sunaryanta ini memang berbeda dibanding dengan pimpinan daerah lainnya. Purnawirawan TNI berusia 48 tahun ini melakukan pembukaan Gerakan Olahraga menuju Masyarakat Sejahtera (Gelota Master) dengan antimainstream.

Lelaki ini lari maraton dari rumahnya di Kwarasan Kapanawon Nglipar menuju ke lokasi pembukaan di Gedung Olah Raga (GOR) Kalurahan Ponjong Kapanewon Ponjong yang berjarak 23 kilometer. Sementara istrinya, Dyah Sunaryanto memilih bersepeda.

Berangkat dari kediamannya di Kwarasan Jumat (24/6/2022) pagi sekira pukul 05.00 WIB. Ditemani oleh 6 orang asistennya, mereka berlari melewati jalan-jalan protokol kawasan tersebut. Beberapa pengawal silih berganti mendampingi bupati berlari. Sekira pukul 08.00 WIB, Bupati Sunaryanta bersama 6 asistennya tiba di lokasi.

Sunaryanta mengatakan ia sengaja lari sejauh 23 kilometer bersamaan dengan peluncuran Gelora Master karena selaras dengan semangat program tersebut yaitu membuat masyarakat sehat. Dengan masyarakat yang sehat maka akan membuat hidup sejahtera.

"Semua perlu sehat makanya perlu olahraga. Saya meminta masyarakat mengadakan kegiatan olahraga seperti ini karena sebagai bagian dari kesejahtaraan.  Latihan adalah kesejaheteraan," katanya.

Dia sengaja melakukan lari dari rumah kediamannya ke lokasi acara karena ingin memberikan edukasi ke masyarakat. Bahwa olahraga sangat penting untuk kesehatan. Ketika tubuh dalam kondisi yang sehat maka untuk bekerja dalam bentuk apapun apalagi untuk negeri selalu siap.

Dia mengaku sejak memimpin Gunungkidul dalam 2 tahun terakhir, baru kali ini ia berlari sejauh 23 kilometer. Biasanya dia berlari paling jauh 10 kilometer untuk sekedar mencari keringat. Kegiatan lari tersebut menjadi agenda wajib dirinya setiap hari Jumat. "Ini paling jauh selama jadi bupati. Kaki saya sempat kaku ini, belum bisa ditekuk,"kata dia.

Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan akan mendorong semua kalurahan di Gunungkidul melakukan gerakan olahraga masyarakat. Hal ini juga sebagai bagian dari persiapan menuju dari Pandemi  menuju Endemik Covid-19.

"2Dua tahun tidak ada olahraga terbuka, sekarang saatnya masyarakat melaksanakannya,"kata dia.


Editor : Ainun Najib

BERITA TERKAIT