Antrean di SPBU Bantul gegara kabar kenaikan harga BBM. (Foto : MPI/erfan Erlin)

 Di SPBU tempatnya bekerja, Pertalite sudah habis sejak pukul 15.00 WIB namun baru dikirim pukul 23.00 WIB.

"Mau antre gimana wong kirimannya baru dateng malam," kata Iyan, salah satu petugas SPBU.

Iyan mengakui memang sempat ada antrean namun hanya terjadi di Rabu pagi. Selebihnya kondisi penjualan sama dengan hari-hari sebelumnya. Isu kenaikan BBM memang tidak terlalu membuat masyarakat Gunungkidul panik.

Ketua Hiswana Migas DIY, Ariyanto mengakui adanya antrean tersebut. Hal tersebut dipicu karena adanya isu harga BBM bersubsidi akan dinaikkan mulai tanggal 1 September. Sehingga masyarakat berusaha membeli BBM subsidi sebelum adanya kenaikan. 

Namun Kamis (1/9/2022) pagi, antrean sudah tidak terjadi lagi. Jikapun ada hanya beberapa saja yang biasa membeli BBM ketika hendak berangkat bekerja atau memulai aktivitas.

"Ya karena isu mau naik itu. Tapi faktanya malah ada beberapa jenis yang turun. Sekarang sudah normal lagi," tuturnya.


Editor : Ainun Najib

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network