Sopir angkutan umum di wonogiri mendapatkan bantuan beras dan takjil dari LKP matematika Indonesia. (foto: istimewa)

 
Selama proses pembagian, panitia menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Semua yang hadir wajib menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun/hand sanitizer. 

“Kami sangat bersyukur dapat bantuan ini,” kata Heru Wijanarko Agung salah satu sopir angkutan.  

Ketua Paguyuban Angkutan Wonogiri, Suprapto, mengatakan, sebelum ada pandemi Covid-19 usaha mereka cukup eksis. Namun dalam masa pandemi semuanya berubah. Kebutuhan keluarga membengkak dengan penghasilan yang tidak menentu. 
 
Satu hari mencair uang Rp100.000 sangatlah sulit. Padahal dari pendapatan itu separohnya dipakai untuk membeli bahan bakar dan juga setoran kepada pemilik angkutan.
 
“Terima kasih LKP Matematika Indonesia masih memperhatikan nasib kami awak angkutan,” katanya. 
  .


Editor : Kuntadi Kuntadi

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network