Lebih lanjut, ia mengatakan pada 2020 lalu, populasi ternak di Gunungkidul mencapai 154.423 ekor. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan dengan target yang telah ditentukan oleh pemerintah sekitar 153.000 ekor sapi.
"Kami berharap populasi ternak tahun ini juga meningkat seiring dengan program Sikomandan yang diterapkan," harapnya.
Dari sisi kualitas pemerintah juga berusaha mendorong peternak untuk lebih memperhatikan asupan gizi, sehingga ternak yang dihasilkan berkualitas baik.
"Ternak kita khususnya sapi sangat diminati oleh daerah lain karena kadar air dan lemaknya rendah. Dari sisi pakan juga sangat diperhatikan," katanya.
Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait