BInda DIY menggelar vaksinasi di Kabupaten Gunungkidul. (Foto: MPI/ Erfan Erlin)
erfan erlin

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Berbagai cara dilakukan untuk mendongkrak capaian vaksinasi booster di Kabupaten Gunungkidul. Seperti yang dilakukan Binda DIY dengan mengkolaborasikan vaksinasi booster dengan Festival Regional Kicau Burung Mataraman Jateng dan DIY.

Festival ini digelar di Kopilimo Resto dan Homestay, Minggu, (24/7/2022). Selain untuk menggenjot capaian vaksinasi booster, juga untuk mendukung percepatan kebangkitan ekonomi.  

Kabinda DIY, Brigjen (Pol) Andry Wibowo mengatakan, vaksin booster menjadi program prioritas pemerintah dalam menuntaskan penanggulangan Covid-19. Vaksinasi ini sangat penting untuk mempersiapkan transisi menuju endemi agar perekonomian nasional tetap jalan.

“Situasi Pandemi memang sudah relatif melandai. Namun ancaman lonjakan kasus masih ada seiring munculnya varian baru Ba4 dan Ba5. Bahkan yang terbaru ada varian baru Omicron Centaurus," ujar dia. 

Untuk mendukung percepatan ekonomi nasional, vaksinasi sebagai benteng pertahanan warga. Vaksinasi harus terus dituntaskan di tengah geliat perekonomian warga.  

Dalam konteks festival seni suara perkutut Mataraman, menjadi potret pentingnya pelestarian budaya dan seni. Event seperti ini bisa penguat pariwisata Gunungkidul semakin variatif.

"Sekarang budaya bangsa, juga budaya lokal kian tergerus dengan gencarnya budaya asing. Sehingga dengan kolaborasi ini saling melengkapi seni, budaya, pariwisata, yang dilengkapi giat vaksinasi, semua didapat. Wisata-budaya bangkit, ekonomi jalan, dan kesehatan masyarakat terjaga," ujarnya.

Ketua panitia Festival Regional Kicau Burung Langgam Mataraman Danang mengatakan, festival ini sebagai ajang lomba penghobi kicau burung perkutut langgam Mataraman. Bukan semata hanya lomba, namun juga menjadi ajang promosi wiisata berbasis komunitas yang ada di Jateng dan DIY guna membantu recovery dunia usaha wisata, selain juga ajang konservasi alam.

“Acara ini untuk recovery dunia usaha wisata berbasis komunitas, yang biasanya dibarengi dengan upaya konservasi satwa alam,” ujarnya. 

Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto, mengatakan situasi pandemi Covid-19 telah memberi pelajaran berharga pentingnya kerja sama dan kolaborasi berbagai pihak. Ekonomi yang tertekan akibat berbagai pembatasan cukup terasa dampaknya, sehingga membutuhkan berbagai terobosan.

“Event kolaboratif seperti ini penting untuk kebangkitan ekonomi dan wisata,” ujarnya.  
 


Editor : Kuntadi Kuntadi

BERITA TERKAIT