1.163 Warga Gunungkidul Ikut Rapid Test, 150 orang di Antaranya Reaktif Covid-19

Antara ยท Senin, 18 Mei 2020 - 10:17 WIB
1.163 Warga Gunungkidul Ikut Rapid Test, 150 orang di Antaranya Reaktif Covid-19
Ilustrasi rapid test Covid-19. (Foto: iNews/Deni Irwansyah)

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), telah melaksanakan rapid test massal terhadap 1.163 warga dari Senin (12/5/2020) hingga Sabtu (16/5/2020). Hasilnya, 150 orang di antaranya reaktif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan, sebanyak 150 orang tersebut masuk kategori Orang Tanpa Gelaja (OTG). Sebagian dari mereka merupakan tenaga medis.

"Dari 150 OTG reaktif rapid test, 30 orang di antaranya merupakan tenaga kesehatan dari puskesmas yang ada di Gunungkidul," kata Dewi, Senin (18/5/2020).

Seperti diketahui, Kabupaten Gunungkidul termasuk wilayah zona merah transmisi lokal, selain Kabupaten Sleman dan Bantul. Untuk itu, Pemkab Gunungkidul melakukan rapid test massal dalam rangka mengantisipasi meluasnya penyebaran Covid-19.

"Kami pastikan penanganan bagi tenaga medis yang reaktif ini sudah sesuai dengan protokol kesehatan," katanya.

Sebelumnya dilaporkan sebanyak sembilan pasien positif Covid-19 dinyatakan sembuh pada Sabtu(16/5/2020) lalu. Total pasien sembuh saat ini mencapai 21 orang dari 29 kasus positif Covid-19 di Gunungkidul. Direktur RSUD Wonosari Heru Sulistyowati memastikan 21 pasien Covid-19 sudah sembuh setelah uji swab untuk evaluasi menunjukkan hasil negatif dua kali berturut-turut.

"Mereka kami nyatakan sehat dan bisa kembali ke rumah masing-masing," kata Heru.


Editor : Nani Suherni