get app
inews
Aa Text
Read Next : 3 Jalur Alternatif ke Gunungkidul Ini Jadi Favorit Wisatawan Lokal, Cocok untuk Weekend Trip

44 Persen Tempat Tidur Covid-19 di Gunungkidul Sudah Terisi

Rabu, 16 Maret 2022 - 17:29:00 WIB
 44 Persen Tempat Tidur Covid-19 di Gunungkidul Sudah Terisi
Suasana IGD RSUD Wonosari Gunungkidul. (Foto: iNews.id/Kismaya Wibowo)

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit rujukan Covid-19 di Gunungkidul mencapai 44 persen. Dari 135 tempat tidur yang tersedia sebanyak 60 di antaranya sudah terisi.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan Pemkab Gunungkidul menyiapkan tempat tidur di RSUD Wonosari dan tiga rumah sakit swasta sesuai kebutuhan.

"Kami menyiapkan tempat tidur pasien positif Covid-19 bertahap sesuai kebutuhan. Kalau langsung banyak, kasihan kalau tempat tidurnya kosong yang semestinya bisa dipakai untuk pasien non Covid-19," kata Dewi.

Dia mengatakan jumlah tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid-19 di Gunungkidul masih tersedia 77 tempat tidur. Semakin banyak tempat tidur yang disediakan, maka tingkat keterisian tempat tidur semakin rendah, tapi banyak tempat tidur yang tidak terpakai.

Menurutnya, hal terpenting bila ada penambahan kasus Covid-19 yang membutuhkan perawatan, yakni skenario yang jelas, mulai dari perawatan hingga penyiapan ruangan.

"Kami sudah mempunyai pengalaman tahun lalu dan rumah sakit siap untuk menyiapkan skenario penambahan tempat tidur bila dibutuhkan," katanya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Gunungkidul, total pasien terkonfirmasi Covid-19 dalam perawatan sebanyak 1.342 pasien, sedangkan yang sudah sembuh sebanyak 19.565 pasien.

Sementara itu, Direktur RSUD Wonosari Heru Sulistyowati beberapa waktu lalu juga menyampaikan ketersediaan tempat tidur pasien Covid-19 menyesuaikan dengan angka kasus. Apalagi prioritas yang dirawat merupakan gejala sedang hingga berat.

"Kami sudah menyiapkan skema untuk konversi tempat tidur pasien dari non-Covid ke Covid, termasuk tenaga yang ada. Seperti menggabungkan sejumlah bangsal menjadi satu, yang mana sudah dilakukan saat gelombang kedua tahun lalu," katanya.

Editor: Ainun Najib

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut