50 Seniman akan Gelar Macapat Senja di Teras Malioboro 2

Antara ยท Senin, 27 Juni 2022 - 18:53:00 WIB
 50 Seniman akan Gelar Macapat Senja di Teras Malioboro 2
Disbud Kota Yogyakarta akan menggelar pertunjukan Macapat Senja" di teras Malioboro 2. (Foto Ilustrasi : Ant)t)

YOGYAKARTA, iNews.id - Berbagai inovasi terus dilakukan menarik wisatawan ke Jogja. Disbud Kota Yogyakarta akan menggelar pertunjukan seni macapat yang ditampilkan sebagai atraksi seni yang inovatif bertajuk "Macapat Senja".

Pentas Macapat Senja ini akan dilaksanakan di Teras Malioboro 2 sisi barat pada Selasa (28/6) 2022.

Kepala Seksi Bahasa dan Sastra Disbud Kota Yogyakarta Ismawati Retno mengatakan sesuai namanya, maka pertunjukan ini pun diselenggarakan sore hari.

"Akan kami mulai pukul 15.30 WIB hingga 17.30 WIB,” kata  di Yogyakarta, Senin (27/6/2022).

Menurut dia, pertunjukan seni macapat tersebut sepenuhnya disajikan dalam kemasan menarik memadukan konsep klasik dan kontemporer serta menampilkan banyak seniman muda yang juga pelestari budaya.

“Akan ada sekitar 50 seniman muda yang terlibat dalam acara ini. Mereka akan menampilkan macapat challenge dan macapat free style tanpa meninggalkan aturan-aturan baku tembang macapat,” katanya.

Seniman macapat yang terlibat di antaranya kelompok anak muda jawara macapat dan seniman macapat muda tamansiswa.

Sedangkan pelaku seni yang akan menampilkan Macapat Challenge di antaranya, Danang Fitrianto (Marto Paidi), Maria Ratna Anggraini Santoso, Sri Yuwaningtyas Sukma Putri, Anggraini Puspita Imani, Rahmat Edhy Purnomo dan Rizki Nur Hakiki serta Macapat Freestyle oleh kelompok Mantradisi, pimpinan Paksi Raras Alit.

Diharapkan dengan format pertunjukan yang disesuaikan dengan selera generasi muda maka diharapkan gelaran Macapat Senja dapat diterima dan bisa dinikmati oleh anak muda sehingga seni tradisi tersebut dapat mempertahankan eksistensinya.

Ia pun menambahkan, gelaran Macapat Senja dapat menjadi benteng untuk mengimbangi akulturasi budaya, di tengah gempuran budaya modern.

“Pergelaran ini merupakan upaya kami dalam menyaring budaya asing karena tembang macapat memiliki tantangan besar dari derasnya arus modernisasi,” katanya.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: