Ada Potensi PSBB di DIY, Sultan: Masyarakat Harus Disiplin

Kuntadi ยท Jumat, 15 Mei 2020 - 15:26 WIB
Ada Potensi PSBB di DIY, Sultan: Masyarakat Harus Disiplin
Sri Sultan Hamengku Buwono X (Foto: Dok humas Pemda Jogja)

YOGYAKARTA, iNews.id – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X memikirkan rencana pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayahnya. Penambahan kasus Covid-19, tidak lepas dari masyarakat yang tidak disiplin

“Dasarnya penambahan jumlah pasien positif Covid-19 DIY adalah karena tidak mendisiplinkan diri,” kata Sultan kepada wartawan di Gedhong Wilis, Komplek Kepatihan Yogyakarta, Jumat (15/5/2020).

Jika kasus positif menjadi dominan, kata Sultan, sangat dimungkinkan akan terjadi PSBB di DIY. Namun sebelum memberlakukan PSBB masyarakat harus sadar. Hal itu sangat penting agar penanganan Covid-19 bisa optimal.

“Kesadaran masyarakat yang perlu ditingkatkan. Sekali lagi, masyarakat jangan hanya menjadi objek bagi pemerintah, namun harus bisa berperan sebagai subjek,” ujar Sultan.

Raja Keraton Yogyakarta ini, minta masyarakat untuk tetap berada di dalam rumah. Jika tidak ada hal yang penting untuk tidak keluar rumah. Cara ini akan efektif dalam mencegah penularan Covid-19. Selain itu harus mengenakan masker dan rajin cuci tangan dengan sabun.

“Tunda keluar rumah untuk hal-hal yang tidak penting,” kata Sultan.

Pemda DIY akan mencairkan dana bantuan sosial kepada warga terdampak Covid-19, mulai Minggu (17/5/2020). Bantuan ini akan diberikan kepada 169.383 kepala keluarga yang belum mendapatkan bantuan. Pencairannya melalui melalui rekening Bank BPD DIY.

Saat ini data by name by address sudah ada, dan sudah didistribusikan kepada kades dan lurah. Data ini sudah masuk ke dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). Sedangkan besaran bantuan yang diberikan dari pemerintah pusat sebanyak Rp200.000 selama tiga bulan mulai Maret, April dan Mei. Pemda DIY menambah Rp40.000, sehingga besaran bantuan sama Rp600.000, sama dengan bantuan yang lain.

“Masyarakat harus jujur, dengan kondisi ekonominya. Jika memang butuh dan tidak masuk agar mendaftar di desa. Namun bagi yang sudah mampu atau sudah menerima bantuan lain agar mengembalikan,” ujar Sultan.


Editor : Kuntadi Kuntadi