Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Radius 3 KM dari Puncak Wajib Kosong

Antara ยท Sabtu, 31 Oktober 2020 - 10:22:00 WIB
Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Radius 3 KM  dari Puncak Wajib Kosong
Puncak Gunung Merapi yang diselimuti awan terlihat dari Bronggang, Cangkringan, Sleman, DIY. ( Foto : Antara)

YOGYAKARTA,iNews.id - Aktivitas Gunung Merapi yang berada di perbatasan DIY dan Jawa Tengah mengalami peningkatan berdasarkan hasil pemantauan selama sepekan. Radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi wajib dikosongkan dari aktivitas penduduk.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida menyebut terjadinya peningkatan aktivitas vulkanik menunjukkan proses pergerakan magma menuju permukaan.

Hanik mengatakan peningkatan aktivitas vulkanik itu antara lain terlihat dari intensitas kegempaan selama pekan ini yang tercatat lebih tinggi dibandingkan pekan lalu.

Berdasarkan laporan aktivitas Gunung Merapi 23-29 Oktober 2020, kegempaan Gunung Merapi tercatat 81 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB), 864 kali gempa Fase Banyak (MP), 10 kali gempa Low Frekuensi (LF), 367 kali gempa Guguran (RF), 286 kali gempa Hembusan (DG) dan 7 kali gempa Tektonik (TT).

Berikutnya, kata dia, deformasi Gunung Merapi yang dipantau dengan menggunakan alat pemantau aktivitas gunung api atau electronic distance measurement (EDM) menunjukkan adanya laju pemendekan jarak sebesar 4 cm per hari.

Meski demikian, analisis morfologi area kawah Merapi berdasarkan foto dari sektor tenggara pada 30 terhadap tanggal 22 Oktober 2020 tidak menunjukkan adanya perubahan morfologi kubah.

"Penghitungan volume kubah lava berdasarkan pengukuran menggunakan foto udara dengan drone pada 29 Oktober 2020 sebesar 200.000 meter kubik," kata Hanik melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Jumat (30/10/2020).

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2