Aliansi Rakyat Bergerak Kembali Gelar Aksi Tolak UU Omnibus Law

Priyo Setyawan ยท Selasa, 17 November 2020 - 18:50:00 WIB
Aliansi Rakyat Bergerak Kembali Gelar Aksi Tolak UU Omnibus Law
ARB saat menggelar aksi damai menolak UU Omnibus Law di pertigaan Gejayan, Caturtunggal, Depok, Sleman, Selasa (17/11/2020). (Foto : Sindonews/priyo setyawan)

SLEMAN, iNews.id -Puluhan massa yang tergabung dalam Aksi Rakyat Bergerak (ARB) melakukan aksi damai Tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja di pertigaan Gejayan, Caturtunggal, Depok, Sleman, Selasa (17/11/2020) sore. Aksi ini sempat membuat arus lalu lintas macet.

Massa ARB datang dari arah barat bunderan UGM, sekitar pukul 14.30 WIB. Sebelum melakukan aksi di pertigaan Gejayan mereka berkumpul di depan pintu gerbang UNY. Setelah itu baru menuju ke pertigaan Gejayan. Tiba di pertigaan mereka duduk di Jalan Affandi Sehingga memenuhi pertigaan Gejayan dan membuat arus lalu lintas macet total.

Sempat terjadi insiden ketika ada mobil yang sempat melintasi di pertigaan Gejayan. Namun, persoalan selesai setelah mobil diberi jalan. Untuk melancarkan arus lalu lintas, petugas membuat rekayasa dan mengalihkan arus lalu lintas baik dari arah barat selatan dan utara. Dari barat dialihkan di perempatan lapangan UNY belok kiri. Dari arah utara dialihkan ke arah timur pertigaan Realino dan dari arah selatan diarahkan ke kanan Jalan Cendrawasih.

Humas ARB, Revo mengatakan, aksi kali ini bukan hanya menyuarakan menolak UU Omnibus Law, namun juga memperingati kematian demokrasi. Sebab gelombang penolakan Omnibus Law tidak mendapat respon positif dari pemerintah. Sehingga ARB mengambil kesimpulan demokrasi telah mati.

“Kami juga menyerukan membangun politik dan dewan rakyat, bersama-sama untuk bersama-sama menyuarakan cabut Omnibus Law,” kata Revo di sela-sela aksi.

Editor : Ainun Najib