Apa Itu Branding Produk? Begini Kiat-Kiatnya
- Ciptakan Identias Visual yang Konsisten
Jika sudah mengenali target audiens, langkah berikutnya adalah menciptakan identias visual yang konsisten. Langkah ini meliputi memilih logo, warna, tipografi, serta desain kemasan. Janga lupa untuk membagikan konten atau iklan yang dibuat dimedia sosial.
- Fokus pada Kualitas
Alih-alih menghadirkan produk yang murah dan berkualitas biasa saja, pertimbangkan membuat produk yang lebih berkualitas. Lewat kualitas produk yang baik, pelanggan tak akan berpikir dua kali untuk melakukan pembelian ulang.
- Manfaatkan Media Sosial
Media sosial bisa menjadi ruang yang tepat untuk melakukan strategi marketing secara daring. Agar tampilan produk semakin menarik, Anda bisa memanfaatkan jasa desain mockup. Jasa ini bisa memberikan detail tampilan kemasan produk secara rinci sebelum Anda memperbanyaknya untuk iklan di media sosial.
Jika sudah mengetahui apa itu branding produk, buat langkah tersebut makin efektif dengan menghindari hal-hal berikut ini. Tak hanya bisa menurunkan hasil branding, pelanggan pun bisa saja berpaling ke brand lain.
- Tidak Adaptif Terhadap Tren
Memang tidak semua tren bisa ditiru, namun penting untuk bersikap fleksibel dengan kondisi pasar. Brand tetap diperbolehkan untuk melakukan perubahan atau mengikuti tren yang sedang berlangsung, asalkan tidak kehilangan identitas dirinya.
- Mengabaikan Media Sosial
Jangan sampai Anda mengabaikan media sosial dan hanya berfokus ke penjualan offline saja. Penting untuk tetap berinteraksi dengan calon pelanggan di media sosial. Di era serba digital, media sosial bisa menjadi ruang yang tepat untuk meningkatkan kredibilitas dan jangkauan audiens.
- Inkonsistensi Identitas Merek
Hindari perubahan berlebihan pada logo, warna, font maupun slogan produk. Hal ini akan membuat pelanggan menjadi bingung dan mengurangi tingkat rekognisi brand. Kalau perlu, gunakan penyedia jasa pembuat identitas produk.
Misalnya dengan menggunakan jasa mockup kemasan produk yang memang profesional. Sehingga hasilnya memuaskan dan Anda tidak perlu sering-sering melakukan revisi atau penggantian identitas. Lewat cara ini, Anda pun bisa melakukan branding produk dengan lebih optimal.
Editor: Anindita Trinoviana