Bebas Debu, Bandara YIA Kulonprogo Siap Didarati Pesawat Komersial
KULONPROGO, iNews.id – PT Angkasa Pura (AP) I Yogyakarta bersama PT Pembangunan Perumahan (PP), langsung merespons keluhan dari Indonesia National Air Carriers Association (INACA), terkait masih adanya ancaman debu dan pasir di Bandara Internasional Yogyakarta (Yogyakarta International Airport/YIA) Kulonprogo.
Material tanah dan pasir yang ada di sekitar runway sudah diambil dan dipindahkan agar tidak berpotensi mengganggu penerbangan dan merusak mesin pesawat. “Kami terus dan melakukan upaya untuk meminimalisir potensi gangguan debu dan pasir,” kata Pimpinan Proyek Pembangunan YIA, PT Angkasa Pura I, Tauchid Hadi Purnomo, Selasa (23/4/2019).
Bersama PP sebagai pelaksana proyek, kata dia, telah berupaya untuk memindahkan material pasir dan debu tersebut. Potensi pasir dan tanah yang bisa memunculkan debu telah diminimalisasi dengan menutup bagian-bagian yang terbuka. Sehingga ketika ada angin potensi itu bisa dikurangi.
Sebelumnya INACA saat melakukan Hazard Identification Risk Assessment (HIRA) pada Senin (22/4/2019) melihat adanya potensi debu dan pasir bisa mengganggu mesin pesawat. Hal ini wajar terjadi di bandara yang berada di pesisir.
Tauchid menambahkan, saat ini kesiapan sisi udara di bandara YIA sudah siap sepenuhnya. Bahkan bandara baru di Kulonprogo ini juga sudah bisa didarati pesawat kalibrasi milik Kementerian Perhubungan untuk melakukan uji coba take off dan landing. “Pergerakan pekerja di lokasi juga sudah kita batasi, YIA siap untuk didarati,” kata Tauchid.
Juru Bicara Proyek Pembangunan YIA, Agus Pandu Purnama mengaku, sudah bertemu dengan bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo untuk membahas persiapan operasiona yang direncanakan pada 29 April nanti.
Rencananya, mulai Rabu (24/4/2019) juga akan dilakukan simulasi pergerakan moda transportasi darat ke bandara. Baik uji coba dengan kereta api, bus shuttle hingga bus damri dan taksi. “Rencananya, ada uji coba dengan pesawat pada 26 April nanti,” katanya.
Editor: Kastolani Marzuki