BPN Klaim Syarat JKN Tak Hambat Proses Administrasi Jual Beli Tanah

erfan erlin ยท Senin, 15 Agustus 2022 - 20:39:00 WIB
BPN Klaim Syarat JKN Tak Hambat Proses Administrasi Jual Beli Tanah
Direktur Pengawasan, Pemeriksaan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan, Mundiharno bersama Deputi Bidang Perundang-undangan dan Administrasi Hukum Kemensetneg, Lydia Silvanna Djaman meninjau layanan BPN Kota Yogyakarta (Foto : MPI/Erfan erlin)

YOGYAKARTA, iNews.id- BPN Kota Yogyakarta mengklaim persyaratan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) tak menghambat penyelesaian proses jual beli tanah di wilayah mereka. Masyarakat yang ingin bertransaksi jual beli tanah tinggal menyertakan identitas kepesertaan JKN.

Kepala Kantor Pertanahan Kota Yogyakarta, Rudi Prihantoro menegaskan, penerapan kepesertaan JKN sebagai salah satu syarat jual beli tanah tidak menemui kendala berarti. 

Dia menyebut, senada dengan Inpres terdapat pula surat edaran dari 
Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah Kementerian ATR/BPN yang  segera ditindaklanjuti dengan memanggil sejumlah PPAT untuk diberikan sosialisasi. 

"PPAT dipandang penting karena berhubungan langsung dengan pembeli tanah," ujar dia.

Rudi menuturkan, penerapan syarat tersebut sebenarnya cukup mudah. Di mana ketika masyarakat akan melaksanakan transaksi jual beli tanah, mereka tinggal melampirkan saja identitas kepesertaan JKN miliknya.

Selain itu, jika ragu kepesertaannya aktif atau tidak ada kanal informasi yang disediakan BPJS Kesehatan. Komunikasi mereka dengan tim BPJS  Kesehatan di Yogyakarta pun berjalan harmonis sehingga mampu memperlancar proses yang dibutuhkan

"Sehingga, apabila ada kondisi-kondisi tertentu dan kami membutuhkan konfirmasi, kami bisa langsung menghubungi tim BPJSKesehatan,” ujarnya.  

Direktur Pengawasan, Pemeriksaan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan, Mundiharno menuturkan, kebijakan ini telah diterapkan per 01 Maret 2022 ini berjalan optimal tanpa kendala signifikan. Sampai dengan Juli 2022, tercatat ada 332 permohonan jual beli tanah yang masuk melalui Kantor Pertanahan Kota Yogyakarta. 

"Hal ini cukup menunjukkan jika penambahan kepesertaan JKN sebagai salah satu syarat tidak menghalangi proses jual beli tanah,"ujarnya.

Pihaknya mengapresiasi respon cepat dari Kementerian ATR/BPN khususnya Kantor Pertanahan Kota Yogyakarta terhadap penerapan Inpres Nomor 1 Tahun 2022. Kepesertaan JKN kini menjadi salah satu syarat dalam proses jual beli tanah

Mundiharmo menambahkan, hampir semua kantor pertanahan telah mengkomunikasikan hal ini dengan efektif kepada Pejabat Pembuat Akta 
Tanah (PPAT) dan pembeli tanah, sehingga dalam pelaksanaannya tidak ada kendala yang berarti. 

"Secara nasional, telah ada ribuan transaksi jual beli tanah yang mensyaratkan pembelinya sebagai peserta aktif Program JKN,” ujar Mundiharno.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: