Cegah Penyebaran Covid-19, Dokter RSA UGM Beri Tips Pakai dan Lepas Masker secara Benar

Nani Suherni ยท Jumat, 14 Agustus 2020 - 13:38:00 WIB
Cegah Penyebaran Covid-19, Dokter RSA UGM Beri Tips Pakai dan Lepas Masker secara Benar
Ilustrasi (Foto: Antara)

YOGYAKARTA, iNews.id - Mematuhi protokol kesehatan termasuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan berinteraksi dengan orang lain menjadi cara utama melindungi diri dari paparan virus corona. Namun, ada risiko penularan jika cara pakai dan lepas masker dilakukan dengan tidak tepat.

Dokter spesialis penyakit dalam Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM, Agit Sena Adisetiadi menjelaskan cara pemakaian masker yang benar. Pastikan masker menutupi bagian mulut, hidung, serta dagu dengan menyeluruh. Sebelumnya, jangan lupa mencuci tangan terlebih dahulu dengan sabun atau memakai hand sanitizer.

Sementara saat melepas hindari menyentuh bagian depan/luar masker. Sebab, bagian tersebut dapat mengandung sejumlah partikel virus yang menempel di luar. Apabila melepas masker tidak tepat seperti menyentuh bagian depan masker, memungkinkan virus masuk ke tubuh melalui media tangan.

"Virus bisa bertahan di permukaan benda hingga 72 jam. Penularan tidak langsung bisa terjadi salah satunya lewat tangan yang menyentuh permukaaan benda yang terpapar virus, termasuk masker lalu tangan menyentuh area wajah kita," katanya dikutip dari website resmi UGM, Jumat (14/8/2020).

Dia kembali menekankan agar saat melepas masker tidak menyentuh bagian luar. Upayakan hanya menyentuh bagian tali atau karet pengait masker. Selanjutnya segera membuang di tempat sampah.

"Setelah melepas masker segera mencuci tangan dengan air mengalir menggunakan sabun," ucapnya.

Agit menyampaikan saat makan maupun minum sebaiknya melepas masker. Hindari hanya menurunkan masker di dagu hingga leher. Pasalnya, hal tersebut dapat meningkatkan risiko penukaran Covid-19.

Ketika masker diturunkan di dagu atau sampai leher saat makan atau minum, area dalam masker yang awalnya melindungi mulut dan hidung akan menyentuh area dagu hingga leher. Sementara area dagu hingga leher tidak terlindungi sehingga dimungkinkan ada bakteri atau virus yang menempel. Akibatnya, saat digunakan kembali ada peluang kontaminasi bakteri atau virus yang menjadikan fungsi masker menjadi tidak optimal.

"Jadi, saat makan memang dilepas. Namun, perlu dikondisikan saat makan, jangan makan bersama atau kumpul-kumpul termasuk di lingkungan kantor atau kerja," ucapnya.

Editor : Nani Suherni