Cegah Potensi Kebakaran, Kemenkumham DIY Cek Lapas Kelas II B Sleman

Antara ยท Jumat, 10 September 2021 - 11:15:00 WIB
  Cegah Potensi Kebakaran, Kemenkumham DIY Cek Lapas Kelas II B Sleman
Kepala Kanwil Kemenkumham DIY Budi Argap Situngkir mengecek ketersediaan sarana pengendali kebakaran di Lapas Kelas II B Sleman, Kamis (9/9/2021). (Foto : Antara)

YOGYAKARTA, iNews.id - Pascakebakaran di Lapas Kelas I Tangerang, Kemenkumham DIY langsung melakukan upaya deteksi dini cegah kebakaran di seluruh lapas dan rutan. Upaya deteksi dini itu, antara lain dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Sleman.

Mereka memastikan ketersediaan sarana pengendali kebakaran dan instalasi listrik. "Tetap siaga dan waspada. Kami berusaha semaksimal mungkin untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," kata Kepala Kanwil Kemenkumham DIY Budi Argap Situngkir, Kamis (9/9/2021).

Salah satu bentuk kesiapsiagaan yang dilakukan, menurut dia, dengan menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) siap pakai. Alat ini sangat penting sebagai antisipasi pertama kali jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran.

Budi Argap Situngkir menyampaikan bahwa jajarannya akan selalu siap siaga untuk mengantisipasi kejadian kebakaran. Kelengkapan sarana dan prasarana untuk antisipasi kebakaran turut menjadi perhatian.

"Kita tentunya harus selalu siap siaga. Peralatan pemadam api selalu siap untuk digunakan," kata Budi.

Pengecekan instalasi listrik, menurut dia, perlu dilakukan secara berkala mengingat faktor penyebab kebakaran banyak terjadi karena arus pendek listrik.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham DIY Gusti Ayu Putu Suwardani mengatakan bahwa upaya deteksi dini dengan mengecek seluruh instalasi listrik kamar hunian dan perkantoran dilakukan di 15 unit pelaksana teknis (UPT) pemasyarakatan di DIY, baik lapas maupun rutan.

"Kami berharap kebakaran tidak terjadi di lapas/rutan di Yogyakarta karena tidak banyak kabel-kabel yang berseliweran. Memang tidak boleh kabel ada di kamar hunian," kata dia.

Mengenai kapasitas lapas di DIY, Gusti Ayu menyebukan secara umum jumlah warga binaan di DIY masih di bawah kapasitas lapas. Dari kapasitas daya tampung 2.096 orang, saat ini diisi 1.796 warga binaan.

"Relatif masih di bawah kapasitas. Ini yang kami syukuri karena di DIY tidak terlalu tinggi jumlahnya," katanya.

Meski demikian, Ayu mengakui bahwa dari 1.796 warga binaan itu memiliki sebaran yang tidak merata sehingga membuat beberapa lapas/rutan di DIY tetap mengalami kelebihan kapasitas.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: