Dampak PPKM Kasus Covid-19 Terus Menurun, Sleman Masuk Zona Kuning

Priyo Setyawan ยท Senin, 22 Februari 2021 - 20:22:00 WIB
Dampak PPKM Kasus Covid-19 Terus Menurun, Sleman Masuk Zona Kuning
Covid-19. (Foto: Antara)

SLEMAN, iNews.id-Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro di Sleman diklaim berhasil dalam menekan angka kasus Covid-19. Saat ini status Sleman ada penurunan zona, yaitu dari  zona orange (risiko penularan sedang) menjadi zona kuning (risiko penularan rendah).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman, Joko Hastaryo mengatakan, saat ini dari 17 kapenewonan di Sleman, 16 kapenwonan angka penularannya Covid-19 di bawah 1. Dari jumlah itu delapan kapenewonan masuk zona kuning dan delapan kapewonan masuk zona orange serta satu kapenewonan masih di  atas angka 1 atau masuk zona merah. Sehingga dengan kondisi ini status Sleman masuk zona kuning.

“Saat ini tinggal  kapenewonan Kalasan  yang masih zona merah,”  kata Joko, Senin  (22/2/2021) malam.
 
Joko menjelaskan untuk  angka penularan  (reproduksi) sendiri dipengaruhi tiga parameter, yakni kasus positif, kasus sembuh dan kasus kematian. Dari tiga parameter tersebut, 16 kapenewonan angka penurlannya rata-rata 0,58- 0,66. 

Dari jumlah itu delapan kapenewonan,  yaitu Gamping, Seyegan, Mlati Depok, Ngaglik Pekam,  Turi dan Cangkrainga masuk zona kuning  dan delapan kapanewonan, yakni Godean, Moyudan, Minggir, Berbah, Prambanan, Ngemplak. Berbah dan Tempal masuk zona orange. 

Sedangkan kapenewonan Kalasan masuk zona merah, sebab angka penularannya masih di atas angka 1, yakni 1,28."Mudah-mudahan dengan PTKM ini kondisi ini tetap dapat terjaga," harapnya.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2