Dinsos Gunungkidul Perbaiki Data Penerima Bantuan Sosial

Antara ยท Rabu, 28 April 2021 - 09:59:00 WIB
Dinsos Gunungkidul Perbaiki Data Penerima Bantuan Sosial
Ilustrasi bansos. (Foto: Ist)

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul melakukan validasi data penerima bantuan sosial. Langkah ini dilakukan agar sinkron dengan informasi administrasi kependudukan Kementerian Dalam Negeri karena ada 54 ribu dari total 145 ribu keluarga penerima manfaat bermasalah.

Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial Dinas Sosial Gunungkidul Hadi Hendro Prayogo  mengatakan, permasalahan muncul karena ketidaksinkronan data dengan sistem informasi administrasi kependudukan. Beberapa di antaranya Nomor Induk Kependudukan dipakai lebih dari satu orang, adanya kesalahan nama, hingga alamat yang tidak sesuai.

"Kami melakukan perbaikan untuk sinkronisasi data agar sama dengan milik Kemendagri. Adapun perbaikan melibatkan tim dari Dinas Sosial, pendamping PKH, hingga Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk memadukan data yang ada,” kata dia di Gunungkidul, Rabu 28/4/2021).

Dia mengatakan akumulasi penerima bantuan di Gunungkidul 145 ribu keluarga penerima manfaat (KPM). Hasil penelusuran, sekitar 54 ribu data penerima bantuan yang bermasalah karena tidak sinkron dengan data kependudukan. Perbaikan data ini dalam rangka penerimaan bantuan sosial dari pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten tidak ada yang ganda.

"Saat ini, banyak program bantuan sosial dari pemerintah pusat hingga daerah dalam rangka mengatasi persoalan sosial akibat pandemi Covid-19 sehingga bantuan sosial ini diharapkan tetap sasaran, maka dibutuhkan data yang valid supaya tidak ada penerima bantuan ganda," katanya.

Hendro mengatakan hingga saat ini, validasi data penerima bantuan sosial sudah mencapai 92 persen. Dinsos menargetkan validasi data semua bermasalah selesai perbaikan pada akhir April ini.

"Proses perbaikan data sangat bergantung dengan aplikasi milik pusat karena semua daerah juga melakukan perbaikan,” katanya.

Meski ada permasalahan berkaitan dengan data, ia mengungkapkan hal tersebut tidak berkaitan dengan sasaran penerima.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: