Ditanya KSAD Jamu Kebal dari Covid-19, Nakes RS DKT Jogja: Bahagia Pak

Riezky Maulana · Selasa, 28 September 2021 - 11:05:00 WIB
 Ditanya KSAD Jamu Kebal dari Covid-19, Nakes RS DKT Jogja: Bahagia Pak
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa dan Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Hetty Andika Perkasa meninjau kondisi penanganan Covid-19 di Rumah Sakit Tingkat III dr Soetarto (Foto: Puspen TNI AD)

YOGYAKARTA, iNews.id - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa meninjau kondisi penanganan Covid-19 di RS Tingkat III dr Soetarto (RS DKT) Yogyakarta beberapa waktu lalu. KSAD yang didampingi Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Hetty Andika Perkasa sempat berdialog dengan para tenaga kesehatan (nakes).

Warga Jogja mengenal RS dr Soetarto dengan sebutan RS DKT. Lokasinya berada Jalan Juadi No 19, Kotabaru, Gondokusuman, Yogyakarta.

RS dr Soetarto ini merupakan salah satu fasilitas pelayanan kesehatan di bawah naungan TNI AD yang menjadi tempat rujukan pasien Covid-19 di wilayah Yogyakarta.

Andika menanyakan satu persatu tenaga kesehatan baik itu dari prajurit TNI maupun para ASN apakah sudah pernah terpapar Covid-19. Pertanyaan pertama Andika dijawab oleh salah satu ASN bernama Rosmawati. 

Di usianya yang sudah menginjak 55 tahun, Rosmawati masih tetap bugar untuk melaksanakan tugas-tugasnya.

"Sudah kena Covid-19 atau belum?" tanya Andika dikutip dari video TNI AD, Selasa (28/9/2021) yang kemudian dijawab oleh Rosmawati "Insya Allah jangan Pak".

Lantas Andika bertanya, apa jamu yang membuatnya kebal akan serangan Covid-19. Secara spontan, Rosmawati mengatakan dia hanya merasa bahagia agar terhindar dari virus yang sudah melanda dunia hampir dua tahun ini.

"Alhamdulillah hebat. Top ini. Apa jamunya?" tanya KSAD lagi. 

"Bahagia pak," tutur Rosmawati. 

Andika mengimbau kepada tenaga kesehatan yang lain agar memiliki semangat yang sama dengan Rosmawati. Sebab, usia bukanlah halangan agar bisa berkinerja baik.

"Yang lain jangan kalah sama mbak Rosmawati. Ini (Rosmawat) sudah 55 masih kuat dan kinerjanya masih bagus," ujarnya.

Lain halnya dengan Letda Ckm Ahmadi yang sudah terpapar Covid-19. Dia mengira bisa terkonfirmasi positif lantaran kondisi tubuhnya yang kurang fit pada saat memberikan pelayanan kepada pasien.

Sebab, dia pernah menerima sebanyak 50 pasien dalam satu hari. Bahkan, kerja pun tak kenal waktu, dimulai dari siang dan baru berhenti pada sore hari.

"Kami sebulan lalu merasakan hal itu (positif Covid-19) semuanya kena termasuk saya yang kena. Anggota sudah kena semua termasuk dokter semua merasakan kena Covid-19," kata Ahmadi.

ASN lain bernama Widiastuti menceritakan kepada KSAD dia dengan dibantu empat bidan sempat melakukan persalinan dari seorang warga yang terjangkit Covid-19. Beruntungnya, proses melahirkan berjalan lancar.

"Alhamdulillah berkat doa Ibu dan Bapak KSAD kami bisa diberikan kesempatan sampai sekarang," tutur Widiastuti.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: