DPRD Sleman Dukung Wacana Lockdown tapi Minta Penjelasan Konsep Detailnya Dulu

Priyo Setyawan ยท Sabtu, 19 Juni 2021 - 13:14:00 WIB
DPRD Sleman Dukung Wacana Lockdown tapi Minta Penjelasan Konsep Detailnya Dulu
Petugas sedang melakukan swab PCR kepada ASN Dispora Sleman, Rabu (16/6/2021). (Foto: Dok Humas Pemkab Sleman)

SLEMAN, iNews.id- Wakil Ketua DPRD Sleman Arif Kurniawan mengatakan wacana lockdown yang disampaikan Gubernur DIY Sri Sultan HB X untuk mengendalikan laju penyebaran Covi-19,  merupakan langkah yang masuk akal dan perlu didukung. Namun menurutnya tetap harus ada penjelasan secara detail bagaimana konsep lockdown tersebut. 

Apakah lockdown itu basisnya RT, RW atau pedukuhan dan warga tidak boleh keluar dari area itu atau seperti apa. “Ini kan kita belum mendengar secara utuh. Komentar Sultan kan baru wacana, karena penyebarannya semakin meningkat. Sehingga perlu penjelasan secara gamblang konsepnya,” kata Akur panggilan Arif Kurniawan, Sabtu (19/6/2021).

Akur menjelaskan merasi miris dengan penyebaran kasus Covid-19 yang semakin masif dan menjadi kepriahatinan tersendiri, terutama di Sleman, jika ini tidak terkendali bukan tidak mungkin yang sekarang zona merah menjadi zona hitam. 

Karenanya perlu pengendalian dan untuk memutus mata rantai penyebaran wacana lockwon bisa menjadi alternatif yang perlu didukung. “Hanya seperti apa kira-kira konsep lockdown harus dijelaskan. Sebab semuanya ada kosekuensinya,” paparnya.

Apakah  lockdown seperti saat awal-awal pandemi Covid-19, yakni menutup semua akses masuk wilayah, warga tidak boleh keluar  dan  yang bukan warga setempat tidak boleh masuk,  bisa dilakukan. Namun masyarakat tentu menanyakan, apa konsekuensinya khususnya siapa yang menanggung biaya kehidupan mereka. Sehingga perlu pembahasan. "Saya kira masih agak panjang  membicarakan konsep lockdown Sultan seperti apa,” katanya.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2