Dukung Pemasaran UMKM di Tengah Pandemi, Sleman Gelar Pameran Online dan Offline

Priyo Setyawan ยท Rabu, 02 Desember 2020 - 08:05:00 WIB
Dukung Pemasaran UMKM  di Tengah Pandemi, Sleman Gelar Pameran Online dan Offline
Pemkab Sleman menggelar pameran UMKM online dan offline. Sebelumnya Sleman juga menggelar virtual expo seperti terlihat dalam foto Jumat (13/11/2020). (Foto : iNews.id /Priyo Setyawan

SLEMAN, iNews.id -Pemkab Sleman menggelar pameran online dan offline untuk membantu memasarkan produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Pameran dengan tajuk Festival UMKM Sembada tersebut akan berlansung 3-6 Desember 2020 di pusat perbelanjaan Sleman.

Tercatat ada 143 UMKM yang akan mengikuti acara tersebut. Produk UMKM yang ditawarkan berupa kerajinan, fashion, makanan, minuman dan flora.

Kepala Dinas Koperasi dan UMK Sleman, Pustopo mengatakan penyelenggaraan festival ini untuk membantu UMKM Sleman bertahan di tengah pandemi. Utamanya bagaiamana memasarkan dan mengenalkan produk mereka. Sehingga produk mereka diharapkan bukan hanya dikenal namun juga ada transaksi. Baik secara offline maupun online. Sebab barang-barang yang dipamerkan juga ada di aplikasi Kendi Sembada.

“Jadi selain pameran secara offline juga dilaksanakan pameran online untuk memperluas jangkauan dan mengurangi kerumunan. Melalui online juga diharapkan bisa diakses sampai ke luar daerah," kata Pustopo Selasa (1/12/2020).

Pustopo menjelaskan 143 UMKM tersebut, sebelumnya telah melalui seleksi. Sebab yang mendaftar untuk mengikuti kegiatan ini jumlahnya banyak. Sehingga yang mengikuti festival UMKM ini, hanya UMKM yang sesuai kualifikasi dan memenuhi kriteria.

“Semua fasilitas yang disediakan gratis dan UMKM tidak perlu membayar sepeser pun," katanya.

Pustopo menambahkan untuk pameran secara offline karena di masa pandemi, tetap dengan penerapan protokol kesehatan (prokes), memakai masker, cuci tangan dengan sabun di air mengalir dan jaga jarak. Selain itu semua peserta juga memakai face shield. Pengunjung juga akan dicek suhunya

“Kami terus akan mengingatkan pengunjung yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Termasuk para security nanti akan berkeliling di lokasi pameran untuk pengawasan protokol kesehatan,” katanya.

Selain itu agar tidak ada penumpukan di dalam area pameran, juga dimungkinkan adanya pembatasan pengunjung, termasuk akan membuat satu pintu.

Editor : Ainun Najib