Ganti Rugi Lahan Jalur Kereta YIA Molor, Dirjen Perkeretaapian: Sedang Diproses

Kuntadi ยท Jumat, 26 Juni 2020 - 22:31 WIB
Ganti Rugi Lahan Jalur Kereta YIA Molor, Dirjen Perkeretaapian: Sedang Diproses
proyek pembangunan jalur kereta bandara di Temon, Kulonprogo. (foto : Kuntadi/iNews.id)

KULONPROGO, iNews.id – Pembebasan lahan jalur kereta Bandara YIA di Kabupaten Kulonprogo belum tuntas. Saat ini proses verifikasi dokumen atas lahan masih dilakukan, sebelum dibayarkan.

“Ini masih dalam proses, dari 500-an bidang yang 200-an sudah dibayarkan,” kata Dirjen Perkeretapian Kementerian Perhubungan Zulfikri, saat mendampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau Bandara YIA, Jumat (26/6/2020).

Setiap dokumen yang ada akan diverifikasi oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). BPKP juga akan mengkaji setiap dokumen secara lengkap. Sedangkan pembayaran akan dilakukan oleh Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) yang mengurusi pembiayaan.
“Ini masih proses, mudah-mudahan segera selesai,” kata Zulfikri.

Sebelumnya, warga Kalurahan Kaligintung, Kapanewon Temon, Temon Kulonprogo resah dengan tidak adanya kejelasan kapan ganti rugi akan dibayarkan. Prosesnya sudah sejak 2019 lalu dan sempat dijanjikan pembayaran akan dilakukan pada akhir tahun lalu.

Dukuh Siwates, Kaligintung, Ribut Yuwono, mengatakan warga sebenarnya mendukung dan bisa menerima adanya proyek jalan kereta tersebut. Bahkan mereka yang terdampak menerima dan tidak ada yang mengajukan gugatan. Warga ingin ada kepastian pembayaran.

“Dari 177 bidang di Kaligintung baru 54 yang dibayarkan yang lainnya tidak jelas kapan akan dibayarkan,” kata Ribut yang juga anggota Satgas B dalam pengadaan lahan jalur kereta ini.

Keresahan warga muncul karena saat ini rekanan atau pihak ketiga yang ditunjuk melaksanakan proyek sudah ada. Mereka ingin segera bekerja di lahan yang sudah ditentukan. Sedangkan lahan tersebut belum dibebaskan.

“Inginnya warga ini dibebaskan dulu baru proyek jalan,” katanya.


Editor : Kuntadi Kuntadi