Gemas Lihat Warga Gondrong saat Pandemi Covid-19, Lulusan S2 Ini Buka Lapak Cukur Rambut

Kismaya Wibowo ยท Jumat, 11 September 2020 - 09:33 WIB
Gemas Lihat Warga Gondrong saat Pandemi Covid-19, Lulusan S2 Ini Buka Lapak Cukur Rambut
Ahmad Juwanda, warga Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari membuka lapak cukur rambut (Foto: iNews/Kismaya Wibowo)

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Seorang pria lulusan S2 Universitas Negeri Yogyakarta mendadak jadi tukang cukur. Dia pun membuat konsep cukur sesukamu bayar seikhlasmu kepada para pelanggan.

Pria bernama Ahmad Juwanda, warga Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari itu mengatakan, awalnya gemas melihat banyaknya warga gondrong karena tidak bisa ke tempat cukur selama pandemi Covid-19. Pelanggan pun hanya diminta bayar seikhlasnya.

Ide awal menerapkan konsep tersebut berasal dari keinginannya untuk memberikan edukasi kepada warga. Dia ingin warga harus tetap modis selama masa pandemi Covid-19.

Di tengah kesulitan itu, warga yang sedang kesulitan uang tetap dapat merasakan cukur rambut tanpa perlu khawatir kehabisan dana. Dari pantauan iNews, desain tempatnya bekerja sudah bak babershop, sehingga para pengunjung akan tertarik dan betah. Tak sembarangan, Ahmad juga menerapkan protokol kesehatan di tempat cukur rambutnya.

Meski berpendidikan tinggi, Ahmad mengaku tak malu dan sungkan untuk menjadi tukang potong rambut. Dia justru bangga dapat menciptakan lapangan pekerjaan di tengah pandemi.

"Enggak malulah, bagi saya sebaik-baiknya manusia ya yang paling bermanfaat bagi sesama. Percuma kalau pendidikan tinggi tapi enggak punya manfaat," ujar Ahmad.

Salah satu pelanggan, Erfanto Linangkung mengaku senang dengan adanya layanan cukur bayar seikhlasnya ini. Namun, yang jadi perhatiannya yakni protokol kesehatan yang diterapkan.

"Saya tertariknya ini tempatnya dan alat-alatnya semuanya steril. Jadinya merasa aman," katanya.


Editor : Nani Suherni