Guru Besar UGM Ingatkan Warga Hati-Hati Pilih Obat Herbal untuk Cegah Covid-19

Antara ยท Jumat, 01 Mei 2020 - 11:49:00 WIB
Guru Besar UGM Ingatkan Warga Hati-Hati Pilih Obat Herbal untuk Cegah Covid-19
Virus corona mengganggu berbagai kegiatan di dunia termasuk sepak bola. (Foto: Ist)

YOGYAKARTA, iNews.id - Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Zullies Ikawati meminta masyarakat lebih cermat dalam memilih obat alternatif atau herbal untuk mencegah Covid-19. Dia mengingatkan, sebagian besar produk alternatif yang ada belum terbukti ilmiah mampu mengatasi Covid-19.

"Selama pandemi Covid-19 banyak bermunculan obat-obat alternatif yang diklaim bisa mengatasi virus ini. Namun masyarakat perlu lebih cermat dan bijak dalam memilih produk-produk alternatif di pasaran," kata Zullies melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Kamis (30/4/2020).

Menurutnya, kemunculan sejumlah produk alternatif itu berawal dari keprihatinan belum adanya obat-obatan untuk Covid-19 yang benar-benar direkomendasikan. Meski pun ada bukti kesembuhan, hal tersebut berasal dari testimoni segelintir orang.

Penyakit Covid-19 pada sebagian orang dengan kekebalan tubuh kuat tidak memberikan efek. Mereka bisa sembuh dengan sendirinya.

Sementara, di sisi lain keterlambatan masyarakat mendapatkan obat yang tepat dapat menunda kesembuhan. Bahkan bisa berakibat fatal apabila virus tetap bereplikasi secara cepat pada tubuh pasien.

"Inovasi-inovasi obat baru untuk Covid-19 tentu sangat diapresiasi dan diharapkan, tetapi harus tetap berada pada koridor ilmiah yang dapat ditelusuri dan dibuktikan," katanya.

Kendati Indonesia kaya akan tanaman obat yang berpotensi untuk mengatasi Covid-19, namun aturan dalam pengembangan obat baru dari herbal tetap harus mengikuti kaidah ilmiah yang berlaku. Dia menyarankan, warga memilih obat-obat untuk mencegah Covid-19, salah satunya yang telah terdaftar di BPOM.

Untuk memastikan produk-produk yang telah terdaftar di BPOM dan mendapat nomor izin edar bisa melalui aplikasi BPOM yang tersedia, https://cekbpom.pom.go.id/, atau Halo BPOM. Dia pun mengimbau warga jangan langsung percaya pada produk dengan klaim bombastis dan mekanisme yang tidak jelas.

"Tanyakan terlebih dahulu kepada ahli-ahli obat, misalnya kepada apoteker di apotek, rumah sakit, atau institusi pendidikan farmasi," ujarnya.

Editor : Nani Suherni