Guru Besar UGM Purwo Santoso: Mendagri Tak Bisa Pecat Kepala Daerah karena Covid-19

Kuntadi · Selasa, 24 November 2020 - 11:55:00 WIB
Guru Besar UGM Purwo Santoso: Mendagri Tak Bisa Pecat Kepala Daerah karena Covid-19
Guru Besar Ilmu Pemerintahan UGM Purwo Santoso. (Foto: Humas UGM)

YOGYAKARTA, iNews.id – Menteri dalam negeri tidak bisa begitu saja memberhentikan kepala daerah yang melanggar protokol kesehatan Covid-19. Kepala daerah dipilih oleh rakyat, sehigga pembehentiannya harus dilakukan rakyat melalui DPR.

“Secara prosedural kepala daerah dipilih rakyat melalui pilkada bukan diangkat mendagri. Harus ada situasi khusus yang menjadikan Mendagri bisa memecat kepala daerah,” kata Guru Besar Ilmu Pemerintahan Universitas Gadjah Mada (UGM) Purwo Santoso, Selasa (24/11/2020).

Pemberhentian kepala daerah, kata Purwo, harus dengan alasan kuat sesuai dengan undang-undang. Pemberhentian ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah (Pemda), khususnya pasal 78 dengan sejumlah persyaratan, di antaranya berakhirnya masa jabatan, tidak melaksanakan tugas karena berhalangan tetap selama 6 bulan.

Pemberhentian juga bisa juga dilakukan karena melanggar sumpah/janji, melanggar larangan, melakukan perbuatan tercela atau diberi tugas dalam jabatan tertentu oleh Presiden yang dilarang dirangkap oleh ketentuan peraturan perundang-undangan.

Editor : Kuntadi Kuntadi

Halaman : 1 2