Harga Cabai Mahal, Petani di Klaten Malah Merugi

Saeful Efendi ยท Minggu, 26 Juni 2022 - 12:17:00 WIB
Harga Cabai Mahal, Petani di Klaten Malah Merugi
Petani cabai di Klaten menunjukkan cabai yang busuk di pohon. (foto: iNews.id/Saeful Efendi)

KLATEN, iNews.id - Mahalnya harga cabai membuat sejumlah petani meraih untung yang besar. Namun tidak demikian dengan petani cabai di Klaten, Jawa Tengah.  Mereka justru merugi karena tanamannya diserang hama pathek sehingga gagal panen. 

“Sebenarnya sekarang harganya bagus dia atas Rp60.000 untuk cabai merah keriting dan rawit lebih mahal. Tapi ini tidak panen ke hama pathek,” kata petani cabai di Taji, Prambanan, Klaten, Nuryanto, Jumat (26/6/2022). 

Menurutnya, tanaman cabai ini awalnya tumbuh dengan bagus. Bahkan dia masih sempat memanen meski harganya belum semahal saat ini. Bersamaan dengan harga cabai yang mahal, justru tanamannya diserang hama pathek.

Hama ini menyerang daun muda dan buah. Akibatnya buah menjadi cepat busuk dan harus dipanen lebih awal. Sebab jika terlambat buah akan busuk mulau dari pangkal. 

“Pas harga murah masih panen dan untung. Ini justru harga mahal tidak bisa panen,” katanya. 

Menurutnya, mahalnya harga cabai yang mendapatkan keuntungan besar adlah tengkulak. Sebab haga yang dibeli dari petani dengan harga di pasaran terpaut cukup jauh.

“Pas harga murah saja tengkulak untung, apalagi mahal seperti ini,” ujarnya.  

Editor : Kuntadi Kuntadi

Bagikan Artikel: