Harga Lebih Tinggi, Perajin Batik Jogja Incar Pasar Amerika Serikat

Kuntadi ยท Selasa, 14 Desember 2021 - 22:37:00 WIB
Harga Lebih Tinggi, Perajin Batik Jogja Incar Pasar Amerika Serikat
Sejumlah batik karya Tari Made yang akan dipamerkan di New York. (foto: istimewa)

YOGYAKARTA, iNews.id – Pelaku industri batik di DIY mulai membidik pasar luar negeri. Pasar di sana sangat terbuka dan konsumen bisa menghargai batik sebagai karya seni bernilai tinggi. 

Pemilik Sakamade Boutique, Tari Made mengatakan, pada bulan September lalu dirinya sudah ke New York untuk menghadiri undangan dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) dalam ajang KJRI New Yok Fashion Week. Saat itu dia membawa 10 outfit yang menggunakan bahan kain batik dengan motif flora.

“Semuanya laku dan terjual. Padahal sudah saya tawarkan dengan harga 200 USD masih dibilang kacangan,” katanya, Selasa (14/12/2021).    
 
Tari Made mengatakan, dalam fashion week ini dia bertemu dengan media yang mengangkat batik sebagai karya seni. Batik tidak hanya menghubungkan titik menjadi garis, namun proses mencanting hingga pelepasan malam. Cerita tentang pembuatan batik ini mampu menarik konsumen di sana untuk ikut memiliki kain batik. 

Kain batik berbeda dengan kain motif printing. Di satu sisi kain printing warnanya lebih bagus dan motif lebih pas. Namun ketika dibalik, kain akan berwarna putih. Hal ini berbeda dengan kain batik yang dalam kondisi bolak-balik tetap motifnya nampak. 

“Besok Februari saya akan kembali ke sana, kebetulan saya sudah memiliki galeri. Nanti juga akan ada peragaan busana dari berbagai negara yang bisa untuk dipamerkan,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: