ISI Gelar Festival Karawitan Internasional Bertajuk Jogjakarfes secara Virtual

Antara · Kamis, 09 Desember 2021 - 17:34:00 WIB
 ISI Gelar Festival Karawitan Internasional Bertajuk Jogjakarfes secara Virtual
Tangkapan layar video Trustho dan Omah Gamelan (Foto : Antara /HO/Panitia Jogjakarfest 2021)

BANTUL, iNews.id- Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (FSP ISI) Yogyakarta, akan menyelenggarakan festival karawitan. Festifal bertajuk International Jogjakarta Karawitan Festival 2021 (Jogjakarfest)  itu akan digelar secara virtual pada 10 dan 11 Desember.

Ketua Panitia dan Pimpinan Produksi Jogjakarfest 2021 Setya Rahdiyatmi dalam keterangan tertulisnya Kamis (9/12/2021) mengatakan event ini terdiri dari dua agenda utama yaitu Festival Karawitan Internasional dalam bentuk Pertunjukan Virtual dan Internasional Webinar.

Menurut dia, pertunjukan virtual yang ditayangkan secara live streaming di Youtube Channel ISI Yogyakarta Official pada 10-11 Desember 2021 mulai pukul 19.00 WIB itu akan menampilkan 27 gending atau karya seni karawitan dari berbagai grup atau kelompok dari berbagai daerah dan negara.

Pendukung dalam negeri pada Festival Karawitan Internasional antara lain KHP Kridhamardhawa Keraton, Ngayogyakarta Hadiningrat, Pura Pakualaman, Akademi Seni dan Budaya Yogyakarta, UKM Pepalit Mahadewa (Universitas PGRI Mahadewa IndonesiaBali), HMJ Karawitan ISI Yogyakarta, Biramanata (Bandung), Macakal (SMKN 10 Bandung), Gamelan Sawunggaling - Universitas Negeri Surabaya, Waruga Sora (SMKN 10 Bandung), Trusto dan Omah Gamelan (Yogyakarta).

Selanjutnya, Suhardjono (ISI Yogyakarta), Teguh (ISI Yogyakarta), Raharja (Nuansa Nada-Yogyakarta), Sanggar Seni Panji Asmara, Karawitan Yoga Kemuning Manunggal Budaya, Puspadenta, Wiragawi Ensemble (Yayasan Prabu Siwi), Karawitan Kemuning Manunggal Budaya, Paguyuban Purba Laras (Agus Suseno - Yogyakarta), Sanggar Seni Wiratama, Karawitan Taruna Kemuning Manunggal Budaya, Djomblo Ensemble (Yogyakarta).

Sementara pendukung dari luar negeri antara lain Singa Nglaras Gamelan Ensamble (Singapore), Gamelan Dadali (Moscow, Russia), Puspawarna (University of Ontago, New Zealand), Lasalle Gamelan Ensamble (Singapore), dan Gamelan Sekar Kenanga (Germany).

"Untuk agenda Internasional Webinar yang diselenggarakan pada 11 Desember 2021 pukul 09.00-13.00 WIB terdiri dari dua sesi dengan narasumber-narasumber yang memiliki banyak kontribusi, pemikiran, serta berkompeten dalam dunia seni karawitan," katanya.

Sementara itu, Ketua Jurusan Karawitan FSP ISI Yogyakarta sekaligus Penanggungjawab acara, Bayu Wijayanto mengatakan, pementasan karawitan Jawa di masa sebelum pandemi COVID-19 senantiasa menghiasi pertunjukan-pertunjukan di Indonesia, dan menjadi tontonan alternatif bagi setiap orang yang ingin mendengarkan alunan-alunan suara musik lembut dan menyentuh jiwa.

"Aspek musikalitas pada karawitan Jawa mampu mempengaruhi perasaan maupun psikologis seseorang. Kelembutan musikalitasnya menghadirkan sensasi kedamaian, ketenangan, dan kesabaran, sehingga bagi sebagian orang yang mendengarkannya akan tertidur," katanya.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: