Kabar Baik, Dalam Sehari 420 Orang Pasien Covid-19 di Bantul Sembuh

Antara ยท Sabtu, 17 Juli 2021 - 09:25:00 WIB
 Kabar Baik, Dalam Sehari 420 Orang Pasien Covid-19 di Bantul Sembuh
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih meninjau vaksinasi Covid-19 kepada pedagang Pasar Pleret. Dalam sehari ada 420 orang pasien Covid-19 di Bantul yang berhasil sembuh. (Foto: Humas Pemkab Bantul)

BANTUL, iNews.id - Kabar baik. Kasus sembuh pasien positif Covid-19 di Kabupaten Bantul dalam 24 jam terakhir bertambah 420 orang. Total angka pulih secara akumulasi hingga Jumat (16/7/2021) menjadi 19.889 orang.

Satgas Penanggulangan Covid-19 Bantul dalam keterangan resmi di Bantul, Jumat, menyebutkan pasien sembuh itu berasal dari Kecamatan Banguntapan 90 orang, disusul Jetis 77 orang, kemudian Sewon 64 orang, dan Imogiri juga 64 orang, serta Kasihan 49 orang.

Selanjutnya dari Sanden 23 orang, Kretek 21 orang, Bantul 13 orang, Pajangan 12 orang, sisanya dari Pleret tiga orang, Bambanglipuro dua orang, dan Pundong satu orang, serta Pandak juga satu orang.

Sementara untuk kasus Covid-19 dalam periode tersebut bertambah 672 orang, dari Banguntapan 115 orang, Bantul 80 orang, Imogiri 64 orang, Kretek 54 orang, Pleret 54 orang, Pandak 51 orang, Jetis 51 orang, Bambanglipuro 50 orang, dan Sedayu 46 orang, serta Sewon 34 orang.

Kemudian Pajangan 22 orang, Piyungan 14 orang, Pundong 13 orang, Kasihan sembilan orang, dan sisanya dari Sanden tujuh orang, Dlingo lima orang, dan Srandakan tiga orang, dengan demikian total kasus positif COVID-19 di Bantul menjadi 31.581 orang.

Sedangkan kasus konfirmasi Covid-19 yang meninggal dunia pada hari yang sama bertambah 16 orang, sehingga total kasus kematian menjadi 721 orang.

Dengan perkembangan kasus harian Covid-19 tersebut, maka data kasus aktif atau pasien domisili Bantul yang masih menjalani karantina maupun isolasi mandiri per hari Jumat (16/7) berjumlah 10.971 orang.

Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengharapkan semua warga Bantul mematuhi protokol kesehatan yang diatur selama PPKM Darurat dan mengurangi mobilitas guna mencegah kerumunan yang bisa mengakibatkan penularan kasus Covid-19.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: