Kabar Baik, Kasus Positif Covid-19 di Kulonprogo Maret Ini Turun
KULONPROGO, iNews,id - Kabar baik, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo mencatat penurunan penyebaran Corona di wilayahnya pada rentang 7-13 Maret ada penambahan sebanyak 803 kasus baru. Jumlah ini mengalami penurunan dibanding sebelumnya.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo Baning Rahayujati mengatakan puncak penambahan kasus Covid-19 di Kulonprogo terjadi pada pekan ke delapan atau akhir Februari.
"(Saat itu) Dalam satu pekan terdapat sebanyak 1.801 kasus, kemudian turun pada pekan ke sembilan menjadi 1.677 kasus, dan pada pekan 10 ada penambahan 803 kasus," katanya di Kulonprogo, Senin (14/3/2022).
"Ada tren penurunan penyebaran Covid-19 di Kulonprogo mulai Maret ini. Semoga kondisi ini semakin baik," kata Baning.
Baning mengatakan penurunan kasus Covid-19 pada pekan ke 10 itu bisa dilihat dari penambahan kasus harian Covid-19, yakni Senin (7/3/2022) sebanyak 93 kasus, Selasa (8/3/2022) sebanyak 222 kasus, Rabu (9/3/2022) sebanyak 235 kasus.
Kemudian, Kamis (10/3/2022) sebanyak 183 kasus, Jumat (11/3/2022) sebanyak 102 kasus, Sabtu (12/3/2022) sebanyak 122 kasus, dan Ahad (13/3/2022) sebanyak 102 kasus, dan hari ini Senin (14/3/2022) sebanyak 43 kasus.
"Pada Februari, khususnya pada pekan ke delapan, penambahan kasus rata-rata 250 per hari. Kemudian, Maret berangsur turun," katanya.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kulonprogo, hingga saat ini, total konfirmasi positif Covid-19 selama 2022 sebanyak 6.273 kasus dengan rincian sebanyak 2.230 isolasi, 3.991 selesai isolasi dan 52 kasus meninggal dunia.
Baning mengatakan meski penambahan kasus Covid-19 di Kulonprogo tinggi, namun keterisian bangsal isolasi Covid-19 di rumah sakit rujukan sebesar 28,79 persen atau terisi 38 tempat tidur dari 132 tempat tidur yang disiapkan untuk pasien Covid-19.
"Kemudian, keterisian bangsal Covid-19, non Covid-19 dan suspek sebesar 43,18 persen atau 57 dari 132 tempat tidur yang disediakan di rumah sakit rujukan Covid-19 Kulonprogo," katanya.
Kepala Pelaksana BPBD Kulonprogo, Joko Satyo Agus Nahrowi mengatakan ada peningkatan jumlah Rukun Tetangga (RT) yang berstatus zona kuning, yakni 995 RT atau 22,22 persen dari total 4.478 RT.
"Saat ini, jumlah RT yang berstatus zona oranye sebanyak 28 RT atau 0,63 persen, dan tidak ada zona merah penyebaran Covid-19," katanya.
Editor: Ainun Najib