Kabur dari Rutan Wates Kulonprogo, 2 Napi Ini Ngaku Kecelakaan

Kuntadi ยท Senin, 28 Oktober 2019 - 00:30 WIB
Kabur dari Rutan Wates Kulonprogo, 2 Napi Ini Ngaku Kecelakaan
Dua napi Rutan Wates Kulonprogo yang kabur berhasil ditangkap warga di Dukuh Blumbang. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id - Dua dari lima narapidana (napi) yang kabur dari Rutan Kelas IIB Wates, Kulonprogo mengaku kecelakaan saat hendak ditangkap warga Dukuh Blumbang, Karangsari yang berjarak sekitar 5 kilometer dari rutan.

Kedua napi tersebut yakni, Taufikurohman dan Pinasthi Bayu Setya Aji. Kondisi kedua napi itu luka di bagian pundak dan bajunya sobek.

Warga Dukuh Blumbang, Sutarno mengaku sudah curiga dengan gerak-gerik kedua orang itu karena berjalan di tengah kebun. Karena menginjak dedaunan kering yang menimbulkan suara, saksi mengecek. Saat ditanya keduanya malah diam.

“Saya sempat tanya ngopo le lewat kono (mengapa lewat situ), tetapi mereka diam dan terus jalan,” ujar Sutarno, Minggu (27/10/2019).

Dia yang curiga kemudian mengejar kedua orang itu dan bertemu di gardu pos ronda. Saat itu, keduanya menjawab kecelakaan karena baju mereka sobek dan kondisi pundaknya terluka.

Tidak lama berselang, terdengar kabar ada dua napi kabur dan lari ke dusun tersebut. Sutarno yang curiga langsung mengejar keduanya dan berhasil menangkap mereka dibantu warga yang lain. “Tadi ada lima orang yang membantu menangkap,” ucapnya.

Menurut Sutarno, kedua napi itu ditangkap warga saat berjalan di tengah kebun. Saat hendak ditangkap, mereka mengaku korban kecelakaan. “Keduanya sempat dihajar massa setelah tahu dia napi yang kabur,” kata Sutarno.

Warga lainnya, Madiyo mengaku sempat diajak petugas keliling kampung-kampung untuk mencari kedua napi yang kabur.

“Saya sempat diboncengkan mencari kedua napi, dan mendengar ada penangkapan di sini (Dukuh Blumbang),” katanya.

Kabag Ops Polres Kulonprogo, Kompol Sudarmawan mengatakan, sekitar pukul 15.30 WIB, ada laporan dari Kepala Rutan wates terkait lima warga binaan yang kabur. Saat ini sudah tiga orang yang berhasil ditangkap setelah sempat kabur.

“Dari lima (napi) sudah tiga berhasil ditangkap dan dua masih dalam pengejaran,” kata Sudarmawan.

Polisi, kata dia, sudah melakukan oleh TKP kasus warga binaan yang kabur. Mereka melarikan diri melalui saluran air. Selanjutnya menjebol tralis dan naik dengan memanjat dinding.   


Editor : Kastolani Marzuki