Kamis Dini Hari Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 2,5 Km dan 15 Kali Lava Pijar

Suharjono · Kamis, 29 Juli 2021 - 07:24:00 WIB
Kamis Dini Hari Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 2,5 Km dan 15 Kali Lava Pijar
Gunung Merapi meluncurkan lava pijar sejauh 2,5 km, Senin (26/7/2021) malam. (Foto: BPPTKG)

YOGYAKARTA, iNews.id -  Gunung Merapi kembali meluncurkan awan panas. Kamis (29/7/2021) dini hari awan panas yang dikeluarkan gunung api teraktif  di Indonesia ini  dengan  jarak luncur mencapai 2,5 km.

Kepala Balai Penyelidikan dan pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida mengatakan, awan panas guguran terjadi pada pukul 00.53WIB. Awan yang dikenal dengan sebutan wedus gembel ini tercatat di seismogram dengan amplitudo 57 mm dan durasi 198 detik. "Jarak luncur 2.500 meter atau 2,5 km ke arah barat daya," terangnya Kamis (29/7/2021).

Dijelaskannya, untuk rentang waktu  pukul 00.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB cuaca di Merapi  cerah dan berawan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat dan barat laut. Suhu udara 11-19 °C, kelembaban udara 65-92 %, dan tekanan udara 567-689 mmHg.

Secara visual, gunung terlihat jelas, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 100 m di atas puncak kawah. 

"Selain awan awan panas guguran 1 kali dengan jarak luncur 2500 meter ke barat daya, juga teramati guguran lava pijar 15 kali dengan jarak luncur maksimum 2000 meter ke barat daya," katanya.

Hingga saat ini status Merapi masih siaga atau level III. Untuk kegempaan gempa Guguran sebanyak  56 kali dengan amplitudo : 4-45 mm dan durasi antara 21-174 detik. Gempa hembusan sebanyak  8 kali, gempa fase banyak 79 kali, gemla vulkanik dangkal 21 kali, dan gempa tektonik jauh satu kali.

Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, Dan Putih.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: