Kapal Dihantam Ombak di Tengah Laut, 3 Nelayan Berenang Selamatkan Diri

Antara ยท Rabu, 29 Juli 2020 - 16:00 WIB
Kapal Dihantam Ombak di Tengah Laut, 3 Nelayan Berenang Selamatkan Diri
Nelayan Pantai Baron Kabupaten Gunungkidul mengevakuasi kapal ke daratan. Informasi BMKG, gelombang tinggi terjadi di pantai selatan. (Foto: Antara/Sutarmi)

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Tim Pencarian dan Penyelamatan Satuan Perlindungan Masyarakat Wilayah II Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menyelamatkan tiga nelayan yang kapalnya dihantam ombak. Mereka dilaporkan terpental dari kapal saat mencari lobster di kawasan Pantai Drini, pada Rabu (29/7/2020).

Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Surisdiyanto mengatakan kapal jukung Bintaro 01 itu hancur dihantam ombak besar. Namun tiga orang nelayan yang berada di kapal itu berhasil menyelamatkan diri.

Untuk menyelamatkan diri, mereka berjuang melawan maut. Mereka berhasil berenang menuju pinggir pantai.

"Alhamdulillah, tiga anak buah kapal selamat semua dan kapal juga bisa diselamatkan meski rusak parah," kata Surisdiyanto.

Dia mengatakan dalam beberapa hari terakhir ini ombak kawasan pantai selatan di Gunungkidul, ada peningkatan. Dia meminta nelayan untuk lebih waspada.

“Kondisi ombak tidak menentu. Terkadang landai, namun mendadak besar, sehingga nelayan memang harus hati-hati,” katanya.

Salah seorang saksi, Suwarto (45) yang juga nelayan warga Kapanewon Tanjungsari. Sementara kapal yang sudah hancur berhasil ditarik ke tepi pantai.

Setelah berjuang melawan maut dengan berenang beberapa mil dengan ombak yang cukup besar, namun ketiga nelayan masing masing Harjiyo alias Tekong (45) dan Ngadiman (55) keduanya warga Padukuhan Wonosobo I RT 01 RW 01 Kalurahan Banjarejo Kapanewon Tanjungsari serta Tugino (45) warga Padukuhan Melikan Kalurahan Banjarejo Kapanewon Tanjungsari, berhasil selamat.

“Ketika para korban sedang berenang menyelamatkan diri, kebetulan ada kapal nelayan lain yang mengetahui, sehingga langsung ditolong,” katanya.

Peristiwa yang nyaris merenggut jiwa ini berawal ketika kapal dengan tiga orang nelayan, menuju tengah laut kawasan Pantai Drini untuk menarik jaring udang lobster yang sudah dipasang sejak Selasa (28/7/2020) sore. Namun naas. Ketika sudah sampai di lokasi, dan jaring siap untuk ditarik, tiba-tiba datang ombak yang cukup besar menghantam berkali-kali kapal ini.

Akibatnya, kapal ini tidak mampu menahan kuatnya badai, akhirnya terbalik dan terus diterjang ombak besar sehingga hancur. Bersamaan kapal terbalik, ketika nelayan langsung terlempar ke lautan.

"Beruntung ke tiga nelayan ini masih sadar sehingga langsung menyelamatkan diri dengan berenang,” kata Suwarto.


Editor : Nani Suherni