Kasubdit Cyber Polda Papua Kritis usai Dikeroyok Mahasiswa di Sleman

Chanry Andrew Suripatty ยท Senin, 11 Januari 2021 - 08:24:00 WIB
Kasubdit Cyber Polda Papua Kritis usai Dikeroyok  Mahasiswa di Sleman
Ilustrasi pengeroyokan. (Foto: Antara)

YOGYAKARTA, iNews.id - Sekelompok mahasiswa melakukan pengeroyokan terhadap Kasubdit Cyber Polda Papua Kompol Suheriadi Minggu (10/1/2021) di Sleman, Jogja.  Pengeroyokan ini berawal dari penangkapan terduga pelaku kasus ITE. Akibat peristiwa ini Kompol Suheriadi dikabarkan kritis.

Salah satu sumber mengatakan, kejadian pengeroyokan saat personel gabungan Polda Papua dipimpin oleh Kasubdit Cyber Polda Papua Kompol Suheriadi dengan di-backup sejumlah personel dari Polda DIY akan melaksanakan penangkapan terhadap oknum  mahasiswa Papua atas nama Christian Penus Tabuni. Tersangka ditangkap lantaran diduga terlibat dalam kasus pelanggaran UU ITE berdasarkan laporan Polisi, LP nomor : LP/254/X/RES2.5/2020/SPKT Polda Papua tertanggal 15 Oktober 2020. 

"Pada hari Minggu tanggal 10 Januari 2021 sekitar pukul 02.30 wib bertempat di kontrakan mahasiswa Papua Lani Jaya Dusun Jagalan Tegaltirto Berbah Sleman telah terjadi penyerangan terhadap anggota kepolisian yang akan melakukan penangkapan mahasiswa Papua," kata sumber resmi Sindonews di kepolisian, Minggu (10/1/2021).

Sebelum penangkapan, personel Polda Papua melaksanakan negosiasi dengan mahasiswa Papua. Namun dari pihak mahasiswa mengulur-ulur waktu sambil menghubungi teman sesama mahasiswa. 

"Kemudian sekitar pukul 02.30 WIB kelompok mahasiswa Papua sekitar 20 orang yang datang menggunakan satu mobil dan dua motor langsung melakukan penyerangan terhadap petugas," katanya.

Akibat merasa kalah jumlah, para personel Polda Papua yang diback up personel Polda DIY berlarian  ke arah Citrasun Garden Yogyakarta. "Namun informasinya rombongan sempat  terpisah yang menyebabkan Kasubdit Cyber Polda Papua Kompol Suheriadi dikeroyok oleh rombongan mahasiswa Papua," ujarnya.

Akibat kejadian ini, kondisi Kompol Suheriadi luka serius dan dalam kondisi kritis. Saat ini korban dalam perawatan intensif pada salah satu rumah sakit di Yogyakarta.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2