Kembali ke Jakarta Wajib Kantongi SIKM, Pemudik: Itu Terlalu Berlebihan

Agregasi Harianjogja ยท Kamis, 28 Mei 2020 - 10:04 WIB
Kembali ke Jakarta Wajib Kantongi SIKM, Pemudik: Itu Terlalu Berlebihan
Petugas Satlantas Polres Pemalang memeriksa surat-surat kendaraan pemudik di jalur Pantura Pemalang. (Foto: iNews/Suryono Sukarno)

YOGYAKARTA, iNews.id - Polda DIY mengeluarkan imbauan kepada pemudik untuk tidak balik ke Jakarta. Hal tersebut merupakan respon dari kebijakan pemerintah DKI Jakarta atas pemberlakuan surat izin keluar masuk (SIKM) bagi pemudik yang hendak balik.

Namun, bagi pemudik, persyaratan itu dirasa merepotkan. Terlebih ketika pemudik itu diharuskan kembali karena panggilan pekerjaan.

Humas Polda DIY, Kombes Yuliyanto mengatakan pemudik harus memenuhi persyaratan dulu sebelum bisa masuk. Itu pun masih melalui verifikasi yang ketat.

Polda DIY bersama Dinas Perhubungan, TNI, dan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 akan melakukan pemeriksaan kendaraan hendak keluar dari wilayah DIY menuju Jakarta.

Pemeriksaan dilaksanakan di tiga titik penyekatan, yakni Tempel, Prambanan dan Temon. Pria yang akrab disapa Yuli itu menjelaskan bila ada pengemudi yang tidak memenuhi syarat, petugas akan menyuruh putar balik.

"Kalau syarat masuk Jakarta tidak terpenuhi, maka petugas akan mengembalikan pemudik ke tempat asalnya," ujarnya, dikutip dari Harianjogja.com, Kamis (28/4/2020).

Kendati begitu, dokumen yang disyaratkan oleh pemerintah terasa merepotkan bagi pemudik. AJ salah satunya. Pria asal Desa Sinduharjo, Kecamatan Ngaglik, Sleman itu merupakan seorang teknisi di sebuah perusahaan kontraktor kelistrikan.

Dia pulang kampung sejak Maret lalu karena dirumahkan oleh perusahaannya. Hingga saat ini, dia belum menerima informasi lanjutan terkait kapan bisa kembali bekerja.

Namun, dia bingung apabila panggilan kerja itu mendadak datang. Untuk mengurus SIKM ada 10 surat yang harus disiapkan. Baginya, persyaratan itu cukup merepotkan karena harus meluangkan banyak waktu, uang dan tenaga.

"Menurut saya itu terlalu berlebihan. Sekarang liat, untuk mengurus surat bebas Covid-19, butuh pengorbanan yang gak sedikit," ucapnya.

Artikel ini telah tayang di Harianjogja.com dengan judul "SIKM Bikin Repot Pemudik"


Editor : Nani Suherni