Kepala Sekolah di Yogyakarta Bukukan Pengalaman Belajar di Masa Pandemi Covid-19

Kuntadi ยท Selasa, 08 September 2020 - 17:45 WIB
Kepala Sekolah di Yogyakarta Bukukan Pengalaman Belajar di Masa Pandemi Covid-19
Wali Kota Yogyakarta launching Buku Pengalaman belajar online. (Foto: dok Pemkot Yogyakarta)

YOGYAKARTA, iNews.id – Sejumlah kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan MTS di Kota Yogyakarta membukukan pengalaman belajar jarak jauh selama masa pademi Covid-19. Lantaran tidak ada panduan, mereka melakukan berbagai kreasi agar anak tertarik belajar dari rumah.

Setidaknya ada 26 kepala sekolah yang tergabung dalam Forum Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kota Yogyakarta yang terlibat dalam penulisaan buku setebal 418 halaman. Tulisan yang ada banyak mengulas inovasi dan kreativitas pelaksanaan pelajaran online dalam rentang bulan Maret hingga Juli.

“Ide awal penulisan ini dari banyak cerita unik dari pengalaman melaksanakan pembelajaran jarak jauh,” kata Ketua MKKS Kota Yogyakarta Hidayat Umar, di sela-sela launching buku ini di Balai Kota Yogyakarta, Selasa (8/9/2020).

Saat awal kegiatan, banyak para guru yang kebingungan untuk melaksanakan pendidikan secara daring. Saat itu belum ada panduan pembelajaran yang diberikan. Setiap guru harus berkreasi agar anak-anak tetap belajar dari rumah.

Dari cerita kreasi inilah, dirasakan cukup menarik untuk dibukukan. Awalnya hanya ada 10 orang saja yang menulis karena banyak yang tidak percaya diri. Pembicaraan yang intensif dan materi penulisan dibagikan di grup sehingga banyak yang ikutan menulis.

“Kami hanya butuh waktu satu bulan untuk menulis ini dan mengumpulkannya,” katanya.

Sebagian besar tulisan ini berisi inovasi dari para guru. Mulai dari seputar permasalahan sampai dengan terobosan yang membuat siswa tertarik untuk belajar online.

Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengapresiasi terobosan yang dilakukan para kepala sekolah. Buku ini menjadi wujud kreativitas dan inovasi para guru dalam menjaga pendidikan tetap berjalan dengan baik.

“Buku ini akan kami sampaikan ke Kementerian Pendidikan, sekaligus minta masukan apakah sudah sesuai dengan harapan pemerintah,” kata Haryadi.

Buku ini diharapkan menjadi referensi dan motivasi para guru dalam melaksanakan pembelajaran dari rumah. Buku ini juga perlu dibaca orang tua murid, agar memahami beratnya tugas guru.


Editor : Kuntadi Kuntadi