Komplotan Pencuri Mobil Mewah di Sleman Ditangkap, Korban Dicekoki Kopi Campur Kecubung

Kuntadi ยท Kamis, 13 Agustus 2020 - 16:00:00 WIB
Komplotan Pencuri Mobil Mewah di Sleman Ditangkap, Korban Dicekoki Kopi Campur Kecubung
Enam pelaku pencurian mobil diamankan Polres Sleman. (Foto: istimewa)

SLEMAN, iNews.id – Satreskrim Polres Sleman mengamankan enam pelaku pencurian mobil mewah jenis Toyota Aplhard. Korbannya dicekoki kopi yang dicampur dengan buah kecubung sehingga tidak sadarkan diri.

Enam pelaku yang diamankan terdiri atas tiga orang mahasiswa yakni, RH (21), AS (21) AC (27) mahasiswa yang semuanya warga Semarang, Jawa Tengah. Tiga pelaku lainnya, EY (33) warga Semarang, HY (41) warga Kendal dan YP warga Sleman.

“Ada enam pelaku yang kita amankan, di Sleman dan Semarang. Mereka berbagi tugas dari pemesanan rental, eksekutor maupun joki,” kata Kasat Reskrim Polres Sleman AKP den Irwansyah di Mapolres Kulonprogo, Kamis (13/8/2020).

Kejadian ini berawal saat EY yang mengaku bernama Albert menyewa mobil di Jakarta untuk diantarkan ke Yogyakarta pada Minggu (5/8/2020). Setelah terjadi kesepakatan harga, pelaku menyerahkan uang kepada pemilik rental. Selanjutnya pemilik rental minta Yusak menjadi pengemudi Toyota Alphard Nopol B-2871-SIO untuk mengantarkan ke Yogyakarta.

Ketika sampai di Yogyakarta mereka menuju ke salah satu hotel, bukan ke hotel yang disepakati dari awal. Pada malam harinya pelaku mengantarkan makanan dan kopi yang sudah dicampur dengan kecubung. Akibatnya korban tidak sadarkan diri, dan tidak mampu mengemudi ketika diminta mengantar ke Semarang pada keesokan harinya.

“Karena korban tidak sadar, mobil dikemudikan pelaku,” kata Deni.
Korban baru sadar sekitar pukul 16.30 WIB saat sudah berada di Semarang. Pada malam harinya, korban diajak kembali ke Yogyakarta. Namun sampai di SPBU Salam Magelang, pelaku lain masuk ke mobil dengan alasan satu tujuan ke Yogyakarta.

Sampai di Tempel, Sleman salah satu pelaku mengatakan hendak muntah. Mobil ini kemudian menepi, dan korban diminta untuk menolong. Saat itulah korban dipukul kepalanya dari belakang dan didorong ke jalan turun dari mobil.

“Korban akhirnya melaporkan kasus ini ke polisi,” katanya.

Dari laporan itulah, dilakukan penyelidikan dan diketahui mobil ini berada di wilayah Malang, Jawa Timur. Mobil ini terparkir di sebuah gudang dalam kondisi terkunci yang jauh dari permukiman warga.

“Pelaku masih kita periksa secara intensif, termasuk untuk mengetahui motif aksi ini. Mereka akan dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” katanya.
Sementara pelaku nekat memberikan kecubung untuk melumpuhkan korban. buah kecubung dipetik di pinggir jalan di Semarang.

“Hanya ditumbuk dan dicampurkan ke minuman akan mabuk,” kata EY salah satu pelaku.

Editor : Kuntadi Kuntadi