KPK Sita 8 Sepeda Mewah dan Uang Rp4 Miliar di Rumah Edhy Prabowo

Arie Dwi Satrio · Kamis, 03 Desember 2020 - 14:13:00 WIB
KPK Sita 8 Sepeda Mewah dan Uang Rp4 Miliar di Rumah Edhy Prabowo
Rumah dinas Menteri Kelautan dan Perikanan di geledah KPK. (Foto : Antara)

JAKARTA, iNews.id - Rumah dinas Menteri Kelautan dan Perikanan di Kompleks Widya Chandra, Jakarta, digeledah tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Rabu (2/12/2020). Dari tempat itu KPK mengamankan sejumlah barang bukti kasus dugaan suap terkait perizinan ekspor benih lobster.

Sejumlah dokumen terkait perizinan ekspor benih lobster dan uang tunai senilai Rp4 miliar diamankan oleh petugas. Selain itu juga diamankan delapan unit sepeda, dokumen, dan sejumlah uang yang diduga berkaitan dengan kasus dugaan suap perizinan ekapor benih lobster.

"Pada penggeledahan tersebut ditemukan dan diamankan antara lain sejumlah dokumen terkait perkara ini, barang bukti elektronik dan 8 unit sepeda yang pembeliannya diduga berasal dari penerimaan uang suap. Ditemukan juga sejumlah uang dalam bentuk rupiah dan mata uang asing dengan total senilai sekitar Rp4 miliar," ujar Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Kamis (3/12/2020).

Lebih lanjut, kata Ali, tim penyidik akan menganalisa seluruh barang dan dokumen serta uang yang ditemukan dalam proses penggeledahan tersebut. Hal itu untuk selanjutnya dilakukan penyitaan agar dapat menjadi barang bukti dalam perkara ini.

Sebelumnya, tim penyidik menggeledah rumah dinas mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, pada Rabu, 2 Desember 2020, kemarin. Penggeledahan dilakukan sejak sore hingga Kamis, dini hari.

Sejauh ini, KPK baru menetapkan tujuh tersangka kasus dugaan suap terkait perizinan ekspor benih lobster. Ketujuh tersangka itu yakni, Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo (EP); Stafsus Menteri Kelautan dan Perikanan, Safri (SAF) dan Andreau Pribadi Misata (APM).

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2