Kulonprogo Sukses Kembangkan Padi untuk Penanganan Stunting di Sawah Cetak Lahan Baru

Kuntadi · Minggu, 11 April 2021 - 15:06:00 WIB
Kulonprogo Sukses Kembangkan Padi untuk Penanganan Stunting di Sawah Cetak Lahan Baru
Komisi IV DPR RI bersama bupati Kulonprogo Sutedjo panen padi IT Inpari Nutri Zinc. (foto: iNews.id/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id – Kabupaten Kulonprogo sukses mengembangkan pada jenis Inpari IR Nutri Zinc di lahan persawahan hasil cetak sawah baru di Paingan, Sendangsari, Pengasih.  Setiap hektarenya mampu menghasilkan 7,1 ton  gabah kering giling. Padi Inpari IR Nutri Zinc ini memiliki kandungan nilai gizi yang tinggi untuk penanganan kasus stunting.

Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Suwandi mengatakan, pada 2020 mereka menanam padi Inpari IR Nutri Zinc ini di lahan seluasa 10.000 hektar termasuk di Kulonprogo. Bedanya lahan yang ditanami padi di Kulonprogo ini merupakan sawah hasil cetak lahan baru pada 2020. 

“Di lahan baru yang kering saja hasilnya cukup bagus, apalagi ini ditanam di lahan ersawahan yang biasa ditanami padi,” kata Suwandi, di sela panen perdana bersama Komisi IV DPR RI, Bupati Kulonprogo Sutedjo, Sabtu (10/4/2021).

Padi varietas ini memiliki kandungan Zinc yang mencapai 34,5 ppm yang cocok diberikan kepada anak-anak yang menghalami stunting. Kandangan ini sudah melalui hsil penelitian dan bisa untuk menambah asupan bagi anak-anak yang pertumbuhannya tidak normal.  

Harga jual beras ini juga relatif tinggi sekitar Rp10.000 per kilogramnya. Selain bisa mendukug program penanganan stunting, budidaya padi ini juga menguntungkan petani. Untuk itulah di 2021 tanaman ini akan dikembangkan di lahan seluas 50 ribu hektar yang berada di 95 kabupaten termasuk Kulonprogo. 

“Beras IR Nutri Zinc ini akan dijual dalam kemasan melalui e- warung,” katanya.   

Bupati Kulonprogo Sutedjo mengatakan, selama tiga tahun terakhir di wilayah Kulon Progo sudah mampu mencetak sawah baru seluas 205 hektar. Petani hanya difasilitasi saluran irigasi air di area-area tertentu. 

“Kami bersyukur ketika saluran irigasi air dibuat meski kecil-kecil, naluri masyarakat untuk mengolah tanah dengan menanami padi besar sekali. Dibuktikan dengan hasil panenan padi Inpari IR Nutri Zinc yang cukup bagus,” katanya.  

Editor : Kuntadi Kuntadi

Bagikan Artikel: