Lagi, Ratusan Wisatawan Pantai Parangtritis Disengat Ubur-Ubur

Agregasi Harianjogja ยท Senin, 06 Juli 2020 - 08:24 WIB
Lagi, Ratusan Wisatawan Pantai Parangtritis Disengat Ubur-Ubur
Objek wisata Pantai Parangtritis di Bantul (Foto: Antara/Hery Sidik)

BANTUL, iNews.id - Wisatawan kembali menjadi korban sengatan ubur-ubur di Pantai Parangtritis, Kretek, Bantul. Dalam dua hari terakhir sudah lebih dari 200 orang jadi korban sengatan ubur-ubur.

Sekretaris II Sarlinmas Wilayah III Parangtritis, Rinto Rafli mengatakan 200-an wisatawan yang tersengat ubur-ubur itu tercatat melalui Posko Sarlinmas Parangtritis karena membutuhkan pengobatan selama Sabtu lalu hingga Minggu siang. Namun, ada juga yang tidak melapor.

“Ada juga yang tidak diobati, tidak tercatat,” kata dia, Minggu (5/7/2020).

Rinto mengatakan serangan ubur-ubur itu sebenarnya sudah terjadi sejak akhir Mei dan awal Juni lalu. Namun saat itu belum banyak yang tersengat karena wisatawannya juga sedikit dan sebagian besar adalah warga lokal.

Kali ini yang tersengat cukup banyak karena jumlah wisatawan juga banyak. Serangan ubur-ubur menimpa anak-anak dan orang dewasa, namun sebagian besar adalah anak-anak karena anak-anak yang biasanya tergoda untuk memegang binatang laut yang bergelembung, berakar, dan berwarna kebiruan itu.

Dia menjelaskan, korban yang terkena sengata ubur-ubur akan merasakan gatal-gatal, mulas, panas area punggung hingga luka ringan kemerahan. Namun, Rinto memastikan korban sengatan ubur-ubur itu tidak ada yang sampai fatal atau sampai dibawa ke rumah sakit.

“Semua korban dapat ditolong dengan pengobatan tradisional oleh anggota Sarlinmas,” kata Rinto.

Koordinator Sarlinmas Wilayah III Parangtritis, Ali Sutanto menambahkan ancaman serangan ubur-ubur kemungkinan terjadi sampai akhir Juli atau bersamaan dengan musim dingin. Dia meminta kepada wisatawan untuk berhati-hati dan tidak menyentuh ubur-ubur.

“Biasanya anak-anak tergoda untuk memegang karena bentuknya yang lucu,” ucap Ali.

Sebelumnya puluhan wisatawan juga tersengat ubur-ubur di pantai yang sama pada pertengahan Juni lalu. Korban sengatan ubur-ubur tersebut cukup diobati Sarlinmas dengan ramuan tradisional seperti cuka, alkohol, dan salep.

Artikel ini telah tayang di Harianjogja.com dengan judul "Ratusan Wisatawan Parangtritis Tersengat Ubur-Ubur"


Editor : Nani Suherni