Lelang Batik Bertema Corona di Jogja Raup Rp58 Juta

Nani Suherni · Senin, 12 Oktober 2020 - 14:03:00 WIB
Lelang Batik Bertema Corona di Jogja Raup Rp58 Juta
Perajin Batin di Kulonprogo Ciptakan batik motif Corona. Foto : kuntadi/iNews.id

YOGYAKARTA, iNews.id - Lelang baik bertema corona di Gedung Heritage BI Yogyakarta mampu meraup Rp58 juta. Acara lelang ini merupakan, rangkaian agenda Grebeg UMKM DIY 2020 yang diselenggarakan Bank Indonesia dengan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Istri Wakil Gubernur DIY, GKBRAy A Paku Alam X yang menghadiri acara lelang batik ini mengatakan agenda tersebut telah menghidupkan kembali UMKM di tengan pandemi Covid-19. Dia pun berharap acara serupa bisa digelar setiap tahunnya.

“Monggo kita sama-sama mendukung batik Yogyakarta untuk memasari ekspor di Indonesia,” ucap Gusti Putri, sapaan akrab beliau, dilansir dari website resmi Pemda Jogja, Senin (12/10/2020).

Sementara itu Kepala Perwakilan BI DIY, Hilman Tisnawan mengatakan situasi pandemi Covid-19, acara Grebeg UMKM DIY pada pelaksanaannya yang ke-4 ini mengusung konsep yang berbeda dari tahun sebelumnya. Jika biasanya diadakan pameran untuk menampilkan produk-produk UMKM DIY, namun karena kondisi yang terbatas maka produk premium UMKM DIY yang lolos kurasi ditampilkan secara virtual melalui website www.grebegumkmdiy.com dan kanal Youtube Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY.

“Hasil dari pelelangan diharapkan dapat membantu pengerajin-pengerajin batik di Yogyakarta agar tetap dapat menghasilkan karya-karya seni batik di tengah situasi sulit seperti sekarang ini” ucapnya.

Pada acara ini, batik nitik yang dilelang merupakan karya dari para pembatik di wilayah DIY yang dibuat selama masa pandemi Covid-19. Dengan mengusung tema batik corona, dengan harga lelang berkisar dari Rp1,3 juta hingga Rp3 juta, termasuk batik yang sangat special yaitu batik nitik asli buah tangan GKBRay A Paku Alam, dan menjadi nilai lelang terbesar seharga Rp12 juta yang dimenangkan oleh Ketua Bhayangkari Polres Kulonprogo

Dari total hasil lelang batik yang berjumlah Rp58juta, seluruhnya akan disalurkan kembali pada UMKM-UMKM Batik di DIY dalam bentuk bahan dan peralatan pembuatan batik dan upah kerja para pembatik. Dengan begitu, mereka tetap produktif dalam masa pandemi Covid-19.


Editor : Nani Suherni