Lontong Cap Go Meh, Perpaduan Masakan Tiongkok-Indonesia

Riyandy Aristyo ยท Sabtu, 27 Februari 2021 - 21:17:00 WIB
Lontong Cap Go Meh, Perpaduan Masakan Tiongkok-Indonesia
Lontong cap go meh (Instagram @linasutiono)

JAKARTA, iNews.id - Perayaan Cap Go Meh identik dengan sajian makanan lezat. Salah satunya lontong Cap Go Meh. Makanan ini merupakan masukan perpaduan Tiongkok dan masakan nusantara

Masakan ini sebenarnya mirip dengan opor ayam yang disajikan umat Muslim saat perayaan Lebaran baik Idul Fitri maupun Idul Adha. 

Sesuai namanya, hidangan legendaris ini berbahan dasar lontong dengan tambahan opor ayam, sambal goreng ati, telur pindang, abon sapi, bubuk koya, sambal, dan kerupuk.

Dilihat dari akun Instagram @cicibuncits, Sabtu (27/2/2021), Lontong Cap Go Meh biasanya disantap di perayaan Cap Go Meh setelah 14 hari perayaan Imlek atau hari ke 15 bulan 1 penanggalan Imlek.

Makanan ini juga sebagai wujud asimilasi atau semangat pembaruan antara kaum pendatang Tionghoa dan penduduk pribumi Jawa. Selain itu, banyak warga Tionghoa percaya, hidangan Lontong Cap Go Meh melambangkan keberuntungan.

Struktur lontong yang padat dianggap berlawanan dengan bubur yang cair. Ada anggapan kuno yang mengaitkan bubur sebagai makanan orang miskin atau orang sakit dan dianggap ciong atau membawa sial.

Setiap isian lauk yang tersaji dalam Lontong Cap Go Meh melambangkan arti tersendiri. Misalnya bentuk lontong yang panjang melambangkan panjang umur, telur sebagai lambang keberuntungan dan kuah santan yang ditambahi kunyit berwarna kuning keemasan, melambangkan emas dan keberuntungan.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2