get app
inews
Aa Text
Read Next : Pesan Zainal Arifin Mochtar ke Pelaku Teror: Jangan Jualan Polisi untuk Nakutin Orang

Mahasiswa UGM Sulap Limbah Kulit Salak Jadi Permen Antidiabetes

Minggu, 05 September 2021 - 08:25:00 WIB
 Mahasiswa UGM Sulap Limbah Kulit Salak Jadi Permen Antidiabetes
Mahasiswa UGM berhasil membuat permen kulit salak yang cocok untuk penderita diabetes. (Foto: istimewa)

YOGYAKARTA, iNews.id - Empat mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil mengolah limbah kulit salak menjadi permen yang aman dan kaya kandungan nilai gizi. Permen yang diberi nama Salacca Soft Candi ini juga memiliki kandungan antidiabetes. 

Permen ini dikembangkan Aulia Nur Aeni Kholisoh (Mahasiswa Fisipol) bersama tiga temannya Ginna Ervarizki (FIB), Nafis Muhimmatul ‘Ulya (Fakultas Biologi), Vera Nurohmah Indrawati (Fakultas Biologi).

Ide awal pembuatan permen ini karena keprihatinan Aulia Nur terhadap nasib petani di wilayah Srumbung, Magelang. Mereka terdampak pandemi Covid-19 dan buah salak yang dihasilkan sulit dipasarkan. Akibatnya harga salah menjadi turun, padahal salak menjadi penopang kehidupan rumah tangga warga. 

Dari sinilah mereka mencoba mencari solusi untuk mengolah buah salak menjadi produk olahan yang tahan lama dan bernilai ekonomis. Mereka pun tercetus ide untuk memanfaatkan buah sekaligus kulit salak untuk diolah menjadi permen yang sehat dan aman dikonsumsi, termasuk mencegah diabetes.

Dari beberapa literatur, kulit salak mengandung zat bioaktif seperti flavonoid, fenolik, antioksidan, dan zat aktif lainnya yang berfungsi untuk menstabilkan kadar gula darah yaitu dengan menghambat enzim alpha glucosidase. Diabetes menjadi ancaman kesehatan masyarakat dunia.

“Dari situlah kami mencoba membuat makanan yang sehat dan memiliki kandungan antidiabetes,” kata Aulia, Minggu (5/9/2021).

Melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan, mereka dibimbing Bayu Dardias Kurniadi. Mereka kemudian membuat membuat permen dari sari buah dan ekstrak kulit salak. Untuk proses pembuatannya juga cukup mudah cukup ditambahkan madu murni sebanyak 38 persen untuk menambah rasa legit.
 
“Madu dipilih karena sebagai pemanis tidak hanya menambah rasa manis saja namun madu mengandung zat antioksidan yang berfungsi sebagai imun booster dikala pandemi," katanya.

Dalam satu kemasan Salacca Soft Candy mengandung zat antioksidan sebanyak 1045,27 ppm, flavonoid 0,025 persen, dan fenolik 0,135 persen. Selain itu juga mengandung protein total 0,176 dan vitamin C 53,0581 mg/100g. 

"Protein ini dapat berfungsi sebagai zat pembangun, sedangkan vitamin C juga berfungsi sebagai imun booster,” kata Ginna.

Salacca Soft Candy dapat dikonsumsi semua jenjang usia, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, sampai lanjut usia. Selain itu juga membantu menekan tingginya angka penderita diabetes melitus.

Produk Salacca Soft Candy saat ini telah diluncurkan ke pasar. Setiap satu kemasan dengan berat 50 gram dijual dengan harga Rp8.000.  

Editor: Kuntadi Kuntadi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut