Mengerikan, Ayah Ini Cabuli Putrinya dan Paksa Putranya Perkosa Ibu Kandung

Ahmad Islamy Jamil ยท Selasa, 05 Oktober 2021 - 11:53:00 WIB
 Mengerikan, Ayah Ini Cabuli Putrinya dan Paksa Putranya Perkosa Ibu Kandung
Ilustrasi pencabulan anak kandung. (Foto : Ist)

SINGAPURA, iNews.id – Sungguh mengerikan apa yang dilakukan seorang ayah berusia 41 tahun di Singapura ini. Dia tega mencabuli putri kandung selama enam tahun. Tak hanya itu, pelaku juga memaksa putranya yang masih remaja untuk memerkosa ibu bocah itu yang notabene istrinya sendiri. 

Pengadilan di Singapura Senin (4/10/2021) kemarin menjatuhkan hukuman 29 tahun penjara dan 24 cambukan terhadap ayah bejat itu.

Dilansir dari The Straits Times, Selasa (5/10/2021), jaksa yang menangani tersebut menyebut kasus semacam ini belum pernah terjadi sebelumnya. 

"Ini penodaan semua ikatan keluarga yang terjadi menyeluruh dan sangat jahat yang dilakukan oleh terdakwa, terhadap anak kandungnnya dan ibu mereka,” katanya.

Pelaku yang tidak disebutkan namanya karena perintah pengadilan untuk melindungi para korban, mengaku bersalah atas semua perbuatan kejinya. Beberapa tuduhan yang dialamatkan kepada pria yang bekerja sebagai teknisi suara itu antara lain melakukan penetrasi terhadap anak di bawah umur; pemerkosaan, serta; penyerangan seksual disertai dengan penetrasi.

Sementara itu, sebanyak 13 dakwaan serupa lainnya atas pelanggaran seksual serius terhadap tiga anggota keluarganya (istri, putri, dan putranya), serta satu dakwaan karena memiliki 284 film porno sedang dipertimbangkan pengadilan untuk dimasukkan dalam hukuman.

Dalam persidangan di Pengadilan Tinggi Singapura terungkap, terdakwa mulai mencabuli putrinya pada 2013, ketika korban masih berusia 9 tahun.

Selama liburan sekolah pada akhir 2015, pelaku memaksa putrinya untuk melakukan oral seks padanya saat mereka hanya berdua di rumah. Pada September 2017, ketika korban berusia 13 tahun, pelaku memperkosa anak perempuan itu di kamar korban.

Korban lantas memberi tahu kakak laki-lakinya bahwa ayah mereka telah berhubungan seks dengannya. Sang kakak meminta supaya adiknya tidak berputus asa. Namun, dia tidak memberi tahu siapa pun tentang pencabulan itu, khawatir bakal dipukuli ayahnya. Selain itu, sang kakak juga tidak ingin nama keluarganya buruk di mata orang.

Sementara, sang adik juga tidak berani memberi tahu ibunya karena takut perempuan yang telah melahirkannya itu akan terluka karena dipukuli ayahnya.

Suatu malam pada 2018, sang ibu mabuk dan tertidur setelah minum minuman keras bersama pelaku. Pria itu lantas menyuruh putranya—yang kala itu sedang bermain video game—untuk mengikutinya ke kamar tidur utama.

Anak laki-laki tersebut—yang saat itu berusia 15 tahun—terkejut begitu ayahnya menyuruhnya berhubungan seks dengan ibunya. Anak itu awalnya menolak. Namun dia akhirnya menuruti kemauan pelaku, setelah pria itu terus memaksanya dengan suara lantang.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: