Menko PMK: Shelter Tak hanya Tampung Pasien, tapi juga Ringankan Beban RS
SLEMAN, iNews.id- Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan keberadaan shelter dapat berdampak positif dalam penanganan Covid-19. Baik bagi pasien maupun rumah sakit. Pasien akan mendapatkan tempat untuk perawatan dan bagi rumah sakit akan meringankan beban rumah sakit.
“Semakin banyak shelter akan semakin meringankan beban rumah sakit. Rumah sakit hendaknya menjadi tumpuan terakhir, bukan semua langsung dibawa ke rumah sakit," katanya saat meninjau selter Covid-19 UC Hotel UGM, Jumat (16/7/2021).
Menurutnya, shelter seperti yang telah disiapkan oleh UGM tersebut memiliki fungsi timbal balik, terutama untuk menyeleksi pasien bergejala ringan sebelum dirujuk ke rumah sakit. Sekaligus menampung pasien observasi yang telah menerima penanganan di rumah sakit sebelum benar-benar dinyatakan sembuh.
Dia berharap shelter semacam ini dapat dibangun di daerah-daerah lainnya untuk mendukung upaya penanganan pasien. "UGM harus memelopori shelter-shelter semacam ini yang terkoordinasi di bawah rumah sakit," harapnya.
UGM sendiri hingga saat ini telah membuka delapan fasilitas shelter penanganan Covid-19 yang dapat menampung hingga 1.226 orang. Selain UC Hotel, fasilitas UGM lainnya yang juga digunakan sebagai shelter penanganan Covid-19, di antaranya MIC, Wisma Kagama, Asrama Mahasiswa Darmaputera, Wisma Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) dan Wisma Wanagama Gunungkidul.
Editor: Ainun Najib